Hamili Siswa, Rumah Pelaku Nyaris Jadi Amukan Massa di Jeneponto, Akhirnya Dibongkar

Hamili Siswa, Rumah Pelaku Nyaris Jadi Amukan Massa di Jeneponto, Akhirnya Dibongkar

S
R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Jeneponto – Sebuah insiden menghebohkan terjadi di salah satu Kelurahan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Rumah seorang pria yang diduga menghamili seorang oknum siswa MTs sederajat nyaris menjadi sasaran amukan massa. Warga yang geram mendatangi rumah pelaku, Rabu, 22 Januari 2025.

Beruntung, pihak kepolisian bersama pemerintah Kelurahan dan desa bergerak cepat untuk meredam situasi. Aparat segera tiba di lokasi guna mencegah aksi main hakim sendiri. Mereka berhasil menenangkan warga yang terlanjur emosi.

Sesuai pantaua Terkini, puluhan massa yang merupakan keluarga korban seruduk rumah pelaku, namun saat akan melakukan penrusakan, anggota Polsek Tamalatea tiba dilokasi dan langsung melakukan tindakan persuasif dengan menenangkan massa.

Hamili Siswa, Rumah Pelaku Nyaris Jadi Amukan Massa di Jeneponto, Akhirnya Dibongkar

Berselang beberapa menit, Kepala Kelurahan Bontaramba dan Kades Lentu tiba dilokasi dan berupaya menenangkan massa.

Salah seorang Polisi terdengar mengatakan sudah mengambil langkah persuasif agar warga tidak bertindak anarkis. Proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga

“Sudah ada kesempatan, rumah akan dibongkar sendiri oleh keluarga pelaku, jangan main hakim,” katanya sambil menenangkan massa.

Sementara itu, Kepala Desa Lentu, Sirajuddin menyatakan, setelah situasi mereda, rumah pelaku diputuskan untuk dibongkar. Pembongkaran dilakukan atas kesepakatan bersama untuk mencegah konflik lebih lanjut.

Hamili Siswa, Rumah Pelaku Nyaris Jadi Amukan Massa di Jeneponto, Akhirnya Dibongkar

“Kami mengambil langkah ini demi menjaga agar massa dari keluarga korban tidak anarkis. Ini juga sebagai bentuk perhatian terhadap korban dan keluarganya, kita cegah agar massa tidak melakukan penrusakan supaya tidak menimbulkan masalah baru,” jelas Sirajuddin dilokasi.

Kasus ini kini dalam penanganan pihak berwajib, sementara korban beserta keluarganya mendapatkan pendampingan dari pihak terkait.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat dan aparat dalam menangani isu-isu sensitif secara bijak tanpa melibatkan kekerasan.

Hamili Siswa, Rumah Pelaku Nyaris Jadi Amukan Massa di Jeneponto, Akhirnya Dibongkar

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak memperkeruh keadaan. Proses hukum akan menjadi jalan utama dalam memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

“Kami himbau keluarga korban tidak terprovokasi, tetap tenang,” kata Kapolsek Tamalatea AKP H Suardi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.