Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar mengomentari soal PDIP dan PSI yang sudah resmi mengajukan Hak Interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait Formula E.
Denny Siregar menyinggung partai-partai lain yang tak ikut mengajukan Hak Interpelasi tersebut.
“Kenapa yang niat interpelasi cuman PDI Perjuangan dan PSI aja ya?” katanya melalui akun Twitter Dennysiregar7 pada Jumat, 27 Agustus 2021.
“Kemana Gerindra, Demokrat, PKB, PAN, PPP? Apa udah disuapin ampek kenyang?” tambahnya.
Sebelumnya, fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI Jakarta resmi menyerahkan surat interpelasi Anies Baswedan terkait Formula E ke pimpinan DPRD.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
Dilansir dari Detik News, terdapat 33 anggota DPRD DKI yang menandatangani surat tersebut.
“Kami secara perorangan maupun bersama dari 2 fraksi, PDIP dan PSI, hari ini menyerahkan tanda tangan kami untuk memberikan satu hak interpelasi,” kata anggota DPRD DKI Fraksi PDIP, Rasyidi pada Kamis, 26 Agustus 2021.
Rasyidi membeberkan bahwa salah satu faktor yang membuat fraksinya mengajukan interpelasi adalah APBD dalam keadaan defisit.
Adapun faktor lainnya, yakni terkait dugaan pemborosan dalam penyelenggaraan Formula E dalam temuan BPK.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi yang menerima dokumen interpelasi mengatakan bahwa ia akan segera menindaklanjuti surat tersebut dalam sidang paripurna.
“Hari ini saya kedatangan teman-teman anggota PDIP dari F-PDIP dan F-PSI menyerahkan tanda tangan, PDIP 25 orang PSI 8 orang,” kata Prasetio.
“Di sini saya terima saya rasa hak anggota dan ini harus ditindaklanjuti dibamuskan di dalam paripurna,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Prasetio juga meminta Anies Baswedan untuk berpikir ulang dalam memutuskan akan menggelar Formula E.
“Saya berbicara kepada Pak Gubernur dengan temuan audit BPK ini kan harus berpikir ulang,” ujar Presetio.
“Bukan apa-apa dampaknya kalau gubernurnya masih beliau alhamdulillah masih diteruskan, tapi kalau nggak kan jadi beban gubernur berikutnya,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
