Harga Cabai Meroket, Mendag Zulhas Santai: Saya Kira Nda Apa-apalah ya

Harga Cabai Meroket, Mendag Zulhas Santai: Saya Kira Nda Apa-apalah ya

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menanggapi santai kenaikan harga cabai yang tembus hingga harga ratusan ribu.

Menurut Zulkifli Hasan atau disapa Zulhas, bahwa kenaikan harga cabai itu nda masalah karena akan memberikan keuntungan kepada petani.

Zulhas menilai sesekali petani juga harus mendapatkan keuntungan dari meroketnya harga cabai yang mencapai ratusan ribu.

Zulhas memaparkan bahwa harga cabai naik turun, mulai dari cabai keriting, cabai rawit dan cabai merah yang sempat menyentuh angka ratusan ribu dan cabai keriting yang sudah menembus harga diatas ratusan ribu.

“Yang masih turun naik itu cabai, cabai keriting, cabai rawit. Kemarin sempat Rp80.000 cabai keriting. Cabai rawit seratusan. Sekarang naik lagi, cabai keriting di atas 100an, cabai rawit juga diatas serratus”, kata Mendag Zulhas, dikutip dari laman KompasTv, Rabu 6 Juli 2022.

Baca Juga

Mendag Zulhas menyampaikan bahwa kenaikan cabe itu adalah hal musiman yang biasa terjadi dan menurutnya tidak apa-apa jika itu terjadi.

“(Kenaikan harga cabai-red) memang itu musiman. Tapi kalau cabai saya kira nda apa-apalah ya. Sesekali petani bisa panen biar untung”, lanjutnya.

Kendati demikian, Mendag Zulhas menyampaikan bahwa pemerintah akan menyiasati dengan mengembangkan tanaman hidriponik cabai, sehingga harga-harga di pasarab tidak terpengaruh musiman.

Mendag Zulhas menyebut bahwa penanaman cabai hidroponik ini rencananya akan dilakukan oleh Kementerian Pertanian dengan menggunakan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Tetapi jangka Panjangnya Menteri Pertanian melalui sekema KUR akan mengembangkan tanaman hidroponik. Jadi tidak terpengaruh lagi soal musiman, sehingga nantinya kita harapkan cabai bisa stabil harganya”, kata Mendag Zulhas.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.