Terkini.id, Jakarta- Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan kembali menjadi sorotan publik lantaran janjikan umroh pedagang pasar.
Mendag Zulkifli Hasan menjanjikan kepada pedagang pasar saat melakukan sidak di Pasar Cibubur.
Sontak kabar tersebut ramai dan viral diperbincangkan netizen di media sosial.
Seorang netizen bernama akun @Smal_alghozali turut berkomentar terhadap janji umroh kepada pedagang Pasar Cibubur.
Komentar netizen tersebut dituliskan melalui akun Twitter pribadinya yang diunggah pada Kamis 16 Juni 2022.
Netizen tersebut membandingkan janji umroh Mendag Zulkifli Hasan dengan perusahaan MLM (multi level marketing).
Menurutnya, jika hanya memberangkatkan umroh perusahaan-perusahaan MLM sudah biasa melakukan hal tersebut.
“Kalau hanya berangkatin umroh saja perusahaan-perusahaan MLM sudah biasa melakukan hal itu,” tulis akun @Smal_alghozali.
Netizen tersebut juga mengatakan kepada Zulkifli Hasan bahwa menteri adalah jabatan politik.
Selain itu, kata netizen tersebut, sebagai menteri tugas Zulkifli Hasan adalah mengatur agar permainan di pasar tidak dikendalikan oleh operator.
“Mentri itu jabatan politik. Tugasmu sebagai regulator adalah mengatur agar permainan di pasar tidak dikendalikan oleh operator,” ungkapnya.
“Yungalah, mumet ndasku,” pungkasnya.

Sementara itu, Zulkifli Hasan melakukan sidak di Pasar Cibubur usai dilantik sebagai Menteri Perdagangan.
Saat melakukan sidak, Zulhas mengecek harga komoditas pangan dan berbincang dengan para pedagang, sebagaimana dilansir dari detik.com.
Zulhas mendatangi sebuah kios sembako milik Awai dan Elis. Dia Zulhas berbincang dengan keduanya terkait harga minyak goreng curah, telur, dan terigu yang mengalami kenaikan.
Di akhir pembicaraan, Zulhas menawarkan keduanya untuk diberangkatkan umroh. Tawaran Zulhas disambut Awai dan Elis yang langsung menerimanya.
“Nanti berangkat umroh ya, dua-duanya,” kata Zulhas kepada kedua pedagang sembako tersebut, Kamis 16 Juni 2022.
Keduanya dijadwalkan berangkat umroh di bulan Agustus. “Katanya sih Agustus. Ya paling deketan sama (ibadah) haji kan,” ujar Elis. Baik Awai dan Elis, keduanya mengaku cukup bersyukur mendapat kesempatan ini.
Dari sidak di Pasar Cibubur, Zulhas mengaku shock karena hampir semua komoditas pokok naik, kecuali beras. Rata-rata kenaikan mencapai 20-30 peraen.
Menurut Zulhas, kenaikan harga komoditas menjadi ‘penyakit’ tahunan yang kerap berulang. Salah satu penyebabnya adalah karena Indonesia masih mengandalkan produk-produk impor.
Setelah kunjungan pasar selesai, Zulhas langsung berangkat ke kantor Kementerian Perdagangan. Ia mengatakan bakal mengadakan rapat terkait tingginya harga sembako yang masih terjadi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
