Harga Tes PCR India hanya Rp96 Ribu, di Indonesia Rp450 Ribu, Pakar: Masih Kemahalan!

Harga Tes PCR India hanya Rp96 Ribu, di Indonesia Rp450 Ribu, Pakar: Masih Kemahalan!

Dzul Fiqram Nur
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pakar epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono menanggapi harga Tes PCR yang baru-baru ini menjadi kontroversi di kalangan masyarakat.

Sebelumnya, harga tes PCR menjadi sorotan publik lantaran harganya yang jauh lebih mahal daripada harga tes PCR di India.

Melansir pikiran rakyat, pemerintah India menetapkan untuk memutuskan penurunan biaya tes PCR menjadi Rp96.000.

Sementara itu, di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurunkan harga tes PCR dari yang semula seharga Rp700.000-Rp900.000 menjadi Rp450.000-Rp550.000.

Adapun penurunan harga tersebut dinilai masih cukup mahal jika dibandingkan negara India.

Baca Juga

Pandu mengatakan bahwa harga tes PCR bisa ditekan sampai Rp150.000 berdasarkan eCatalogue.

“Tes PCR berdasarkan eCatalogue bisa ditekan 150 ribu rupiah,” ucap Pandu melalui cuitan di akun Twitternya, dikutip terkini.id pada Senin, 16 Agustus 2021.

Ia pun meminta kepada Presiden Jokowi untuk segera memerintahkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera menekan harga tes PCR.

“Pak @Jokowi memerintahkan ke pak @BudiGSadikin @KemenkesRI harus menekan kemahalan dengan serendah-rendah dan secepat-cepatnya,” tulisnya kembali.

Menurutnya, harga tes PCR Rp500.000 masih sangat mahal.

“Kalau dipatok 500 ribu itu masih sangat mahal,” tutur epidemiolog UI tersebut.

Seperti yang terlihat, Pandu menuliskan cuitannya sembari membagikan foto bukti terkait harga alat tes PCR yang terdapat pada eCatalogue dari LKPP.

Beberapa warganet turut mengomentari unggahan Pandu.

“Buat di Jakarta aja mungkin masih ada yang berat bayar 550 ribu, apalagi di daerah? jangan pikirin Jakarta aja dan bilang segitu udah murah, gimana testing mau masif kalo harga aja belum bisa murah,” komentar Rangga Setyo.

“Ya demikianlah kapasitas pemikirannya. Pikirnya dia akan langsung mendapat puji-pujian setelah matok harga segitu. Meski masih jauh kemahalan. Itu orang2 sekitar beliau kenapa nampak bodoh ya?” komentar Primuh.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.