Masuk

Peringati Hari Jadi Sulsel Ke-353, Program Dinas Perkimtan Sulsel Fokus Sasar Masyarakat Kelas Bawah

Komentar

Terkini.id – Berbagai agenda telah disiapkan oleh OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) jelang Hari Jadi Sulsel Ke-353 Tahun, tidak terkecuali Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulsel.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perkimtan Iqbal Suhaeb melalui sambungan telepon, Jumat 6 Oktober 2022.

“Dari kita di Dinas Perkimtan itu akan ada peresmian fasilitas air siap minum (arsinum), rehabilitasi rumah-rumah untuk korban bencana, dan penataan kawasan kumuh. Selain itu juga ada bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum untuk Perumahan Umum (PSU), seperti untuk jalanan, drainase, dan sebagainya,” kata Iqbal.

Baca Juga: P2DD Provinsi Sulsel Raih Penghargaan Provinsi Terbaik di KTI

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program-program tersebut tentunya menyasar masyarakat Sulsel, khususnya bagi kalangan masyarakat kelas bawah.

“Seperti arsinum yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin di pulau-pulau yang kesulitan air bersih atau air minum, begitu juga dengan rehabilitasi rumah korban bencana. Rehabilitasi rumah korban bencana diperuntukkan bagi masyarakat miskin yang kena bencana,” jelasnya.

Ditambahkannya lagi, pihaknya akan mengusahakan semua program-program tersebut dapat selesai seratus persen pada puncak peringatan Hari Jadi Sulsel nanti.

Baca Juga: Diskominfo-SP Sulsel Gelar Kegiatan Pemusnahan Arsip Dinamis Inaktif

“Supaya secara simbolis pak Gubernur juga bisa ikut meresmikan. Mungkin ada beberapa yang kita masukkan nanti di agenda Rapat Pleno, sekaligus penandatanganan beberapa prasasti,” tambahnya.

Iqbal berharap program-program Dinas Perkimtan yang menyasar kalangan masyarakat kelas bawah tersebut bisa menjadi prioritas.

“Hal ini tentunya juga akan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat miskin. Kalau derajat kesehatan masyarakat miskin meningkat, tentu saja penanganan stunting juga bisa lebih mudah kan. Apalagi pemerintah juga mendorong penurunan angka stunting,” tutupnya.