Hari Kebudayaan, Beragam Nuansa Nusantara Hadir di MYKO Hotel

MYKO
Manajemen MYKO kompak mengenakan baju adat di Hari Kebudayaan Kota Makassar. (foto: mykohotel.com)

Terkini.id, Makassar – Setiap 1 April resmi dicanangkan Pemerintah Kota Makassar sebagai Hari Kebudayaan. Hal itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Makassar yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Pencanangan ini ditandai dengan menggelar karnaval budaya di Benteng Fort Rotterdam Kota Makassar. Terlihat ratusan siswa SD dan SMP menggunakan pakaian adat sambil menari tarian tradisional dan bernyanyi lagu-lagu daerah.

Berbagai pihak turut mengapresiasi inisiatif Pemkot Makassar dalam upayanya menjaga dan melestarikan budaya nusantara. Apresiasi itu juga diutarakan MYKO Hotel & Convention Center Makassar.

“MYKO sebagai hotel di Makassar yang merupakan sentra bisnis di Sulsel sangat menyambut baik inisiatif dari Pemerintah Kota Makassar. Karena makin modern sebuah daerah, sering sekali melupakan dan meniadakan hal-hal tradisi yang menjadi asal muasal kebudayaan yang ada sekarang,” kata Brand Strategist MYKO Hotel, Wilson Hidayat.

“Jika kita melupakan kebudayaan nenek moyang, maka hilanglah identitas sebuah daerah. Ini yang perlu dijaga dan terus dibudayakan terutama bagi generasi muda,” lanjutnya.

Hari Kebudayaan, MYKO kompak pakai baju adat

MYKO
Manajemen MYKO kompak mengenakan baju adat di Hari Kebudayaan Kota Makassar. (foto: mykohotel.com)

Pada Hari Kebudayaan Kota Makassar seluruh pegawai dan pimpinan MYKO dengan kompak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

“Hari ini manajemen kami kompak pakai baju adat sebagai bentuk nyata dukungan kami untuk hari kebudayaan yang dicanangkan pemerintah Makassar,” kata Public Relation MYKO, Eva Kurnia.

Sebelumnya, kata Eva, Wali Kota Makassar telah mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh hotel untuk turut meramaikan Hari Kebudayaan.

“Dan himbauan itu kami respon dengan menampilkan nuansa budaya nusantara di hotel kami. Selain mengenakan baju adat, restoran kami juga menyajikan makanan dan kue tradisional Bugis-Makassar,” terangnya.

“Di lobi-lobi hotel, MYKO juga memutar musik dan lagu-lagu daerah. Ada juga photo booth bertema kebudayaan yang kami siapkan, dimana tamu dan pengunjung MYKO bisa berfoto dengan latar budaya Indonesia,” ujar Eva.

Berita Terkait
Komentar
Terkini