Gus Miftah Minta Maaf soal Rendang Tak Punya Agama, Haris Pertama: Kalau Bicara Lain Kali Hati-Hati, Jangan Asal Jeplak

Gus Miftah Minta Maaf soal Rendang Tak Punya Agama, Haris Pertama: Kalau Bicara Lain Kali Hati-Hati, Jangan Asal Jeplak

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ketua Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama berkomentar soal Gus Miftah yang meminta maaf atas pernyataan “sejak kapan rendang punya agama”.

Haris Pertama menyarankan kepada Gus Miftah untuk berhati-hati jika berbicara lain kali.

“Kalau bicara lain kali hati-hati ya Gus Miftah, jangan asal jeplak aja,” kata Haris Pertama melalui akun Twitter @knpiharis, seperti dikutip Terkini.id pada Rabu, 22 Juni 2022.

Dilansir dari VIVA, Gus Miftah meminta maaf kepada masyarakat Minang bila pernyataannya soal “sejak kapan rendang punya agama” telah membuat mereka tersinggung.

Pernyataan maaf ini diunggah oleh channel DH Entertainment News pada Sabtu, 18 Juni 2022 dengan judul “Viral! Rendang Babi Tidak Punya Agama? Begini Klarifikasi Gus Miftah”.

Baca Juga

“Kalau kemudian pernyataan saya soal rendang buat tersinggung, tentunya saya sebagai manusia biasa meminta maaf,” katanya.

Gus Miftah mengaku tidak memiliki niat sama sekali untuk menyinggung masyarakat Minang maupun Padang.

“Intinya saya bukan menghina Padang tidak. Catat ya, Padang salah satu ibu kota yang saya hormati,” kata Gus Miftah.

“Tapi ketika kita berbicara rendang, rendang itu kan jenis makanan. Jengkol juga bisa direndang, petai juga bisa direndang,” sambungnya.

Gus Miftah kemudian menambahkan bahwa kewajiban makanan halal adalah untuk orang Islam, bukan untuk non-Islam.

“Termasuk mereka mau masak babi, mau dimasak rendang ya terserah,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya masyarakat dihebohkan dengan menu rendang berbahan babi yang viral di media sosial.

Dalam hal ini, Gus Miftah menganggap terserah orang non-Islam mau dibikin menu apa karena itu makanan buat mereka.

Lalu ia menutup pendapatnya dengan pernyataan, “Sejak kapan rendang punya agama.”

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.