Terkini.id, Makassar — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar, Irwan Adnan mendapat sorotan. Hal itu karena kekayaannya melonjak drastis.
Menanggapi hal itu, Irwan Adnan mengaku sudah memenuhi panggilan polisi dan klarifikasi mengenai harta kekayaannya tersebut.
“Mereka cuma minta klarifikasi, minta keterangan dan sebagainya. Semua kita berikan sesuai tupoksi, sesuai sebenarnya dan tidak ada yang kita tutupi,” kata Irwan, Selasa 6 April 2021.
Ia juga menegaskan mampu mempertanggungjawabkan semua harta kekayaannya karena sumbernya yang jelas.
“Peningkatan harta kan sudah jelas sekali. Itu semua bisa dipertanggungjawabkan. Intinya sudah melalui semua proses verifikasi. Semua pembuktian dari usaha saya,” terang Adnan.
- Perbandingan Harta Kekayaan Danny Pomanto dan Andi Sudirman Sulaiman
- Kepala Bea Cukai Makassar Diperiksa Kementerian Keuangan Terkait Harta Kekayaan, Apa yang Terungkap?
- Sederet Harta Kekayaan Dirjen Kemendag, Sang Mafia Minyak Goreng
- Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Dipilih Jadi Pangkostrad, Harta Kekayaan Capai Rp33 M
- Dinilai Meningkat Drastis, Wali Kota Makassar Angkat Bicara Soal Harta Kekayaannya
Diketahui, harta kekayaan yang dimiliki yang bersangkutan mengalami lonjakan menjadi Rp56 millar dalam laporan LHKPN tahun 2019.
Dianggap tidak wajar seiring kenaikan mencapai Rp48 milyar hanya dalam setahun.
“Kejati juga mau periksa tapi tadi belum sempat, rencananya besok. Apakah saya bikin ini kah, kenapa dua minggu terakhir ini saya seperti diserang terus,” imbuhnya.
Lebih lanjut Adnan menegaskan data harta kekayaan yang melonjak itu telah melalui verifikasi. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan KPK.
“Harusnya saya diapresiasi karena saya berani mengungkap harta, yang harusnya diikuti oleh semua teman-teman ASN,”bebernya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
