Heboh Dana BLT Diduga Dipotong Pak RT untuk Uang Rokok, Ini Tanggapan Pemerintah

Terkini.id, Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang, lewat Kepala Dinas Sosial, Ujat Sudrajat, menyayangkan adanya kasus pemotongan dana BLT yang diduga dilakukan oleh oknum RT di Kecamatan Kresek.

Sudrajat mengatakan, bantuan langsung tunai itu seharusnya diperuntukkan utuh bagi warga yang terdampak Covid-19.

Atas kejadian tersebut, ia meminta kepada para camat untuk gencar melakukan sosialisasi dan memastikan kepada warga penerima bahwa bantuan yang diberikan tidak ada potongan.

Baca Juga: Ini Daftar Bansos yang Diberikan Jokowi ke Warga dalam PPKM...

Pihaknya juga menyampaikan kepada masyarakat apabila menemukan adanya praktik pungutan liar atau potongan BLT oleh oknum tak bertanggung jawab, maka segera melapor ke pemerintah.

“Jika ada masyarakat dirugikan bisa langsung lapor ke desa, kecamatan atau dinsos, terbuka untuk laporan warga,” ujar Sudrajat, seperti dilansir dari kompascom, Minggu, 3 Mei 2020.

Baca Juga: Pemdes Pattontongan Maros Salurkan BLT untuk Masyarakat yang Terdampak Pandemi

Sebelumnya, publik dibuat heboh dengan informasi terkait oknum RT di Kresek Kabupaten Tangerang yang memotong dana BLT tersebut.

Camat Kresek, Kabupaten Tangerang, Zaenudin membantah adanya informasi terkait pemotongan jatah bantuan langsung tunai (BLT) yang dilakukan oleh ketua RT di wilayahnya itu.

Menurutnya, informasi yang benar bukan pemotongan jatah BLT, melainkan cuma ‘uang rokok’ yang diberikan warga kepada oknum ketua RT.

Baca Juga: Usul Perketat Mobilitas Tangani Corona, JK: Tiap Keluarga Diberi Rp...

“Di berita itu salah, bukan disunat, kan dari kantor pos langsung ke warga. Mungkin warganya ngasih ke RT buat uang rokok, kalau disunat kan dipotong, ini cuma uang rokok saja istilahnya,” kata Zaenudin.

Setelah dilakukan penelusuran, menurutnya, informasi terkait kasus pemotongan itu ditemukan di salah satu kampung di Desa Talok.

Kendati demikian, ia mengungkapkan bahwa saat ini kasusnya dianggap sudah selesai.

Pasalnya, uang yang diterima oleh oknum RT tersebut telah dikembalikan kepada warga yang memberikan.

Bagikan