Terkini.id, Jakarta – Mantan politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi, buka suara menanggapi polemik yang disebabkan oleh Habib Bahar bin Smith baru-baru ini.
Melalui cuitan dalam laman Twitter pribadinya, Teddy mengatakan bahwa orang yang cerewet dan tengil seperti Bahar Smith sudah barang pasti dipukuli oleh temannya jika di ‘tongkrongan’.
“Orang yang cerewet dan tengilnya sama persis seperti Bahar smith, di pergaulan sudah pasti digebukin,” cuit Teddy Gusnaidi, pada Senin 20 Desember 2021.
Lebih dari itu, ia pun mengaitkannya dengan kejadian jemaah Habib Bahar yang justru mencium kakinya.
Menurutnya, Bahar Smith telah sukses memanfaatkan label Arab untuk mendapatkan perhatian dari masyarakat luas.
- Bagi Haikal Hassan, Presiden Indonesia Adalah Jokowi Bukan Prabowo Subianto
- Singgung Podcast Refly Harun, YM: Berani Bayar Duit Untuk Bohong!
- Seruan Habib Bahar Smith: Usir Homo di Kampung Kalian, Mereka Undang Azab Allah
- Bahar Smith: Habib Rizieq Dipenjara Gegara Maulid, Saya Akan Buktikan
- Ngaku Keberatan dengan Dakwaan Jaksa, Habib Bahar: Saya Mengajukan Eksepsi yang Mulia!
“Tapi kenapa Bahar malah dicium kakinya? Karena dia gunakan label arab, masyarakat bodoh ingin dapat pahala secara instan. Kalau gak ada label itu, udah lama dia digebukin,” ujarnya.
Diketahui, Habib Bahar dilaporkan kembali ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran ujaran kebencian dan SARA terhadap pejabat publik.
Laporan pertama tertanggal 7 Desember 2021, terlapor yang tercatat adalah Bahar Bin Smith dengan Eggi Sudjana. Dalam laporan dengan nomor LP/B/6146/XII/2021/SPKT POLDA METRO JAYA.
Kemudian, laporan kedua, bernomor LP/B/6354/XII/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 17 Desember 2021, terlapor yang tercatat adalah Bahar Bin Smith. Perkara yang dilaporkan sama dengan laporan sebelumnya, yaitu dugaan penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan atau permusuhan individu atau kelompok berdasarkan SARA.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan membenarkan hal tersebut. “Iya, ada laporannya,” kata Zulpan sebagai keterangannya, pada Senin 20 Desember 2021.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
