Heboh Polisi Bawa Senjata Bubarkan Pertandingan Brasil vs Argentina karena Langgar Prokes

Terkini.id, Brasil – Pertandingan antara Brasil vs Argentina dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 dibubarkan aparat polisi. Diketahui, dalam laga yang berlangsung di lapangan Arena Corinthians itu, ada empat pemain timnas Argentina diketahui langgar prokes, khususnya terkait aturan karantina dan hendak dideportasi.

Bahkan, seorang polisi yang berusaha mendeportasi empat pemain timnas Argentina itu diketahui membawa pistol ke dalam lapangan Arena Corinthians, Senin  dini hari WIB.

Seorang agen menggunakan baju bebas  masuk ke lapangan saat laga Brasil vs Argentina di Kualifikasi Piala Dunia 2022 berjalan enam menit. 

Baca Juga: Hadiri Pemanggilan Satgas Raika, Pengelola UpperHills Minta Maaf Usai Langgar...

Sang agen kemudian sempat cekcok dengan dua pemain Argentina, Nicolas Otamendi dan Marcos Acuna.

Dikutip dari TYC Sports, pria itu adalah seorang polisi yang mendapat kuasa untuk menahan empat pemain Argentina yang melanggar kebijakan protokol kesehatan Covid-19 Pemerintah Brasil.

Baca Juga: Sediakan Makanan Prasmanan, Pengelola UpperHills Dipanggil Satgas Raika

Keempat pemain itu adalah Cristian Romero, Giovani Lo Celso, Emiliano Martinez, dan Emiliano Buendia. Badan Pengawas Kesehatan Nasional Brasil (Anvisa) menyatakan keempat pemain asal Liga Inggris itu melanggar peraturan karantina mandiri dan akan dideportasi.

Dalam foto yang viral di media sosial, pada kantong celana bagian kiri terlihat gulungan kertas yang diyakini sebuah dokumentasi atau surat tugas untuk mendeportasi keempat pemain Argentina.

Setelah melewati sejumlah perdebatan dan diskusi, semua pihak sepakat untuk menghentikan laga Brasil vs Argentina. Pihak CONMEBOL hingga kini belum menentukan status laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 itu.

Baca Juga: Sediakan Makanan Prasmanan, Pengelola UpperHills Dipanggil Satgas Raika

Baik Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) dan Brasil (CBF) mengkritik cara Anvisa mendeportasi Romero, Lo Celso, Martinez dan Buendia. Terlebih skuad Argentina sudah hadir di Brasil pada 3 September lalu. 

Pihak Argentina mengaku tidak ada pemberitahuan yang menyatakan pemain-pemain dari Inggris harus menjalani karantina 14 hari di Brasil.

“AFA ingin mengekspresikan ketidaknyamanan terhadap dihentikannya laga Argentina melawan Brasil di Sao Paulo. Sama seperti CBF, AFA juga terkejut dengan tindakan Anvisa ketika pertandingan berjalan,” demikian pernyataan resmi AFA.

“Perlu dicatat delegasi timnas Argentina sudah berada di Brasil sejak 3 September pada pukul 08.00 pagi, mengikuti seluruh protokol kesehatan yang diperintahkan CONMEBOL,” sambung pernyataan AFA.

 

Bagikan