Ibu jujur sama kami, kami akan berusaha tolong anak Ibu sesuai penyebabnya. Begitu juga Ibu sekeluarga.
Kalau Ibu Bapak tidak jujur, kami angkat tangan. Sekarang ini anak Ibu tidak sadar, tidak bisa masuk infusnya juga. Lihat, kami tetap berusaha. Ibu lihat itu temanteman saya di sana?
Kalau anak Ibu positif Covid, berarti semua orang di sana terpapar juga. Belum keluarga Ibu yang lain. Bagaimana kalau kami semua tumbang juga? Atau begini saja, Ibu bawa pulang anak ibu sekarang ya!” kata sang dokter.
Sontak, sang ibu yang tengah hamil itu pun akhirnya mengaku bahwa anaknya itu sudah pernah diperiksa di sebuah klinik pada hari Minggu lalu karena rawat jalan, lalu dirujuk ke Rumah Sakit besar.
Saat dirujuk pada hari Selasa, pihak rumah sakit memutuskan untuk mengisolasi pasien. Keluarga langsung membawa pulang anaknya.
- 135 Modifikator Ramaikan Honda Modif Contest 2026 di Maros
- Husniah Talenrang Tidak Muncul di Acara Kumpul Keluarga, Adik Kandung: Makan Bersama Keluarga Asli
- Dihadiri Ratusan Riders, Gathering Team Aerox Vol 3 di Makassar Berlangsung Meriah
- Rapimnas FKPPI 2026, Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Bawa Semangat Soliditas dari Sulsel
- Pertamina Perkuat Pasokan LPG 3 Kg Sulsel, 173.160 Tabung Disalurkan
Mendengar pernyataan tersebut, para petugas langsung menjauhi meja.
“Saya sempat ke toilet karena kebelet kencing saat kembali ke Meja Anamnesis, saya masih mendengar sedu sedan si ibu, ‘Dokter… tolong anak saya,” cerita dokter Tenriagi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
