Heran Masih Ada yang Ingin Jokowi 3 Periode, Politisi Demokrat: 2 Periode Aja Hancur Lebur

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana mengaku heran mengapa masih ada pihak-pihak yang menginginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan jabatan hingga ke 3 periode.

Pasalnya, Panca menilai bahwa kepemimpinan Presiden Jokowi dalam dua periode ini saja sudah hancur lebur.

“Masih aja ada yang pengen 3 periode. Dua periode aja hancur lebur,” katanya melalui akun Twitter Panca66 pada Kamis, 5 Agustus 2021.

Baca Juga: Minta Jokowi Konsultasi dan Belajar dari SBY, Politisi Demokrat: Butuh...

“Bukannya serius nangani pandemi malah sibuk surpa surpey,” sambungnya.

Sebelumnya, rilis survei Indostrategic menunjukkan bahwa responden pendukung PDIP dan Partai Golkar juga mendukung wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Baca Juga: Singgung Jokowi, Politisi Demokrat: Tak Ada Salahnya Belajar dari SBY

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indostrategic, Khoirul Umam saat membacakan rilis survei secara virtual pada Selasa, 3 Agustus 2021.

“Dari hasil crossed-tabulasi, jumlah responden masyarakat yang setuju wacana tiga periode, 48,7 persen berasal dari pemilih PDIP, lalu 15,3 persen berasal dari pemilih Partai Golkar,” ungkapnya, dilansir dari Kompas.

Menanggapi hasil survei tersebut, Sekretaris Jenderal Komunitas Jokpro 2024, Timothy Ivan Triyono pun meyakini bahwa dukungan wacana presiden tiga periode dari partai lainnya akan segera menyusul.

Baca Juga: Singgung Jokowi, Politisi Demokrat: Tak Ada Salahnya Belajar dari SBY

“Kita tahu di parlemen, PDIP merupakan partai besar dengan perolehan 128 (19,33 persen) kursi dan Golkar 85 (12,31 persen) kursi. Kalau digabungkan sudah 213 atau sekitar 37 persen,” ungkap Timothy pada Rabu, 4 Agustus 2021.

“Jokpro 2024 berharap insya Allah partai lainnya cepat atau lambat akan ikut bergabung,” lanjutnya.

Timothy juga menyoroti hasil survei Indostrategic bahwa 60,4 persen responden merasa puas terhadap kinerja Presiden Jokowi.

Selain survei Indostrategic, Timothy juga menyinggung hasil survei SMRC pada Mei 2021 yang menyebutkan bahwa 52,9 persen responden masih menginginkan Jokowi tiga periode.

Dengan survei-survei tersebut, maka Timothy membaca bahwa ini merupakan tanda alam dan Tuhan merestui upaya Jokpro 2024 mewujudkan ide atau gagasan Jokpro.

“Karena gagasan Jokpro 2024 berangkat dari sebuah kegelisahan akan potensi polarisasi ekstrem yang akan terjadi pada Pilpres 2024 mendatang,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Timothy meminta para elite politik untuk menangkap sinyal tersebut dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat, terutama basis konstituen partai pendukung gagasan Jokpro 2024.

Ia lantas juga mengimbau semua pihak untuk tidak menghalangi masyarakat dalam mendukung gagasan Jokpro 2024.

Terlebih, kata Timothy, gagasan presiden tiga periode ini akan terus disosialisasikan secara masif di kalangan masyarakat. 

“Artinya, jika wacana presiden tiga periode terus didorong, bukan tidak mungkin jumlah pendukungnya terus bertambah dan menjadi mayoritas,” jelasnya.

Bagikan