Hermanto Dardak, Mantan Ketua Umum PII Pusat Wafat

Hermanto Dardak, Mantan Ketua Umum PII Pusat Wafat

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Mantan Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat Periode 2015-2018, DR. Ir. A. Hermanto Dardak, MSc, IPU meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di di ruas tol Pemalang Batang KM 341+400 Jalur B arah Jakarta sekitar pukul 03.25 WIB, Sabtu 20 Agustus 2022.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kendaraan yang ditumpangi almarhum Toyota Innova Nomor Polisi B 2739 UFZ yang dikemudikan oleh Angga Saputra menabrak bagian belakang truk Hino Nomor Polisi K 1909 BH yang berada tepat didepannya.

Melalui unggahan di media Sosial, anak almarhum Hermanto, Emil Dardak yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur mengkonfirmasi dan mengekspresikan kehilangan sang ayah tercinta.

“Farewell my lifelong inspiration. I’m so proud to have you as my father. (Selamat tinggal inspirasi hidupku. Saya sangat bangga memilikimu sebagai ayah),” tulis Emil yang juga ketua DPD Partai Demokrat Jatim di Instagram Story pribadinya.

Hermanto Dardak yang wafat di usia 65 tahun ini, pernah menjabat sebagai wakil Menteri Pekerjaan Umum periode 2010-2014 saat pemerintah SBY. 

Baca Juga

Setelah itu, beliau menjabat sebagai kepala badan pengembangan infrastruktur wilayah pada 2014-2016 lalu.

Barisan penghargaan diterima oleh almarhum antara lain,pada 2014, ia mendapatkan penghargaan International Road Federation (IRF) Professional of the Year, ajang bergengsi dalam bidang pembangunan jalan.

Penghargaan itu diberikan kepada figur terkemuka, profesional di sektor swasta dan pendidikan yang memiliki track record luar biasa, berdasarkan kepemimpinan dan komitmen untuk industri transportasi jalan. Hermanto merupakan orang Indonesia pertama yang memperoleh penghargaan tersebut.

Selain sempat menjadi Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2015-2018, Hermanto juga bergabung dengan beragam organisasi lain, seperti Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH), Road Engineering Association for Asia and Australasia (REAAA).

Tak hanya itu, ia turut terlibat dalam Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI), dan Ikatan Alumni Australia (IKAMA).

Hermanto Dardak lahir di Trenggalek 9 Januari 1957. Beliau menamatkan pendidikan sarjana di Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1980. Kemudian melanjutkan studi magister di University of Sidney pada 1985 dan studi doktoral di universitas yang sama pada 1990.

Setelah menamatkan pendidikan S1nya Hermanto Dardak bergabung di Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR pada 1982z. 

Hermanto kemudian dipercaya memegang sejumlah jabatan, di antaranya yakni Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri (1995-1998), Kepala Biro Perencanaan Sekretaris Jenderal (1998-1999), Kepala Pusat Kajian Kebijakan (2002-2003), Direktur Jenderal Penataan Ruang Departemen PU (2005-2007), Direktur Jenderal Bina Marga (2007-2009), Wakil Menteri Kementerian PUPR (2009-2015) dan Kepala BPIW (2015-2016).
 
Setelah itu, Hermanto aktif mengabdi sebagai Widyaiswara Utama di Kementerian PUPR hingga saat ini.

Di samping itu, Hermanto juga aktif berorganisasi salah satunya Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Beliau sempat menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat PII Periode 2015-2018. 

Hermanto juga turut berperan aktif dalam dunia pendidikan, beliau menjabat sebagai Kaprodi S2 Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Fakultas Teknik, Universitas Pancasila.

Berkat sumbangsihnya dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, Hermanto mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama yang diberikan oleh Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014.

Hermanto juga tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang mendapat penghargaan International Road Federation (IRF) Professional of The Year 2014. Penghargaan ini diberikan kepada figur terkemuka, profesional di sektor swasta dan pendidikan yang memiliki track record luar biasa, berdasarkan kepemimpinan dan komitmen untuk industri transportasi jalan. 

Ketua Umum PII DR .Ir. Danis Hidayat Sumadilags, M.Eng, SC, IPU, ACPE, menyatakan rasa duka sedalam-dalamnya atas berpulangnya sosok yang pernah memimpin organisasi Insinyur Indonesia tersebut.

“Kami segenap keluarga besar PII mengucapkan duka cita dan kesedihan mendalam atas berpulangnya pak Hermanto Dardak. Beliau tidak hanya dikenal dalam hal kepakarannya di bidangnya, namun sosoknya juga menjadi inspirasi dan teladan berharga bagi kita semua atas segala kiprah dan kontribusi yang dipersembahkan kepada negara tercinta. Kami sangat kehilangan atas kepergian beliau,” ucap Danis.

Jenazah almarhum saat ini disemayamkan dirumah duka Jl.Swakarsa V  No.28 Kompleks Bina Marga Jakarta Timur dan rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Sabtu hari ini juga.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.