Terkini.id, Jakarta – Garuda Indonesia dinilai labil oleh pengamat sosial politik dari Centre for Indonesia Stategic Actions (CISA) Herry Mendrofa.
Menurut Herry, snack bergambar wajah Kaesang Pangarep itu sudah beredar sehingga Garuda Indonesia terkesan labil dalam mengambil tindakan.
“Sikap Garuda menarik dan mengganti kemasan saya kira menjadi anomali,” ujar Herry.
Ia meyakini jajanan tersebut sudah beredar lama dan direksi sudah mengetahuinya.
Dilansir dari Suaracom. Rabu, 19 Januari 2022, camilan itu akhirnya ditarik kembali setelah ditemukan dan menjadi viral.
Ia yakin jajanan tersebut sudah beredar cukup lama dan para jajaran direksi sudah mengetahuinya.
- Cobig Tour Bantah Pernyataan Garuda Indonesia, Tegaskan Visa 361 Jamaah Umrah Sudah Terbit
- Garuda Indonesia Gelar GOTF 2026, Tawarkan Tiket Terjangkau Lewat Platform Digital
- Garuda Indonesia Kembali Masuk Maskapai Terbaik Asia, Bukti Layanan Kelas Dunia
- Garuda Indonesia-BSI Gelar Umrah Travel Fair 2026 di Makassar, Tawarkan Program Pembiayaan Syariah
- Dream Aviation dan Garuda Indonesia Jalin Kerjasama Penerbangan Umrah Langsung Tanpa Transit dari Makassar
“Namun menjadi kontroversi, sehingga harus ditarik, plin-plan juga, ya,” ungkapnya.
Untuk mengelola manajemen keuangan dan publikasi dengan baik, ia berharap agar Garuda Indonesia lebih inovatif dan kreatif.
Herry juga berharap agar Garuda Indonesia tidak benar-benar bangkrut.
“Harapan kami, Garuda tidak benar-benar bangkrut di tangan Jokowi,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Direktur eksekutif SDR (Studi Demokrasi Rakyat) Hari Purwanto mengatakan, munculnya wajah Kaesang pada produk makanan, karena kemasan TRICKS dari pihak manajemen Tays Bakers (TAYS) yang merupakan produsen snack menjadikan Kaesang brand ambassador-nya.
Kaesang oleh Tays Bakers dipilih karena mewakili semangat dan nilai dari perusahan.
“Dipilihnya Kaesang oleh Tays Bakers, karena dianggap mewakili semangat dan nilai perusahaan,” ujar Hari Purwanto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
