Hindari Ancaman Resesi di Sulsel, Pengamat Ekonomi Bilang Begini

Ilustrasi. (Istimewa)

Terkini.id, Makassar – Resesi di tengah pandemi menjadi ancaman terbesar bagi perekonomian, termasuk Sulawesi Selatan (Sulsel). Bila tak diantisipasi, hal itu bisa memicu krisis yang berkelanjutan.

Pengamat Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas? Sanusi Fattah mengatakan kendati ekonomi Sulsel saat ini masih baik, namun bila tak diantisipasi dengan baik maka berpontesi terjadi rawan pangan.

“Misalnya terjadi masalah panen, seperti banjir, itu bisa mempengaruhi hasil panen. Untuk itu harus diantisipasi,” kata Sanusi, Rabu, 23 September 2020.

Menurutnya, pemerintah telah memberikan rambu untuk beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat beraktivitas.

Hal itu, kata dia, bisa mengeliminasi ancaman resesi. Ia pun mengajak masyarakat untuk beraktivitas dengan mengikuti protokol kesehatan.

Menarik untuk Anda:

“Bagaimana melibatkan masyarakat secara luas untuk sama-sama menciptakan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Sanusi mengatakan, bila sebelumnya yang mengerjakan produksi pangan hanya petani, saat ini perlu mengajari masyarakat yang tidak produktif, seperti remaja yang belum masuk dunia kerja dan ibu rumah tangga untuk melakukan pendekatan hidroponik di pekarangan rumah.

“Jadi tidak semata-mata mengandalkan petani konvensional. Tapi bisa dilakukan semua masyarakat,” ujarnya.

Ia pun meminta pemerintah untuk memperkenalkan secara masif ihwal tanaman hidroponik. Bagi yang sudah paham, Sanusi meminta disiapkan sarananya.

Selain itu, lanjut Sanusi, di tengah ancaman resesi pengenalan kepada UMKM untuk intens berjualan di dunia maya juga perlu digalakkan.

“Bisa pasarkan secara online, bila dulu harus kontak langsung, sekarang bisa menggunakan teknologi online untuk transaksi,” ujarnya.

Dia menilai pemasaran digital sangat baik untuk mempertahankan kekuatan ekonomi di tengah ancaman resesi.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Mau Aman Modifikasi Jok Sepeda Motor, Berikut Triknya

‘Gaddepedia’ IKA Smansa Kerja Sama Gojek, Pasarkan Banner UKM lewat Gofood

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar