“Yang masuk ke wilayah Tinggimoncong kita perbolehkan bagi yang sudah melakukan vaksin tahap kedua. Karena yang sudah melakukan vaksin tentunya kekebalan tubuh sudah bisa terjaga dibandingkan yang belum vaksin, jadi kita arahkan untuk putar balik,” pungkasnya.
Sementara di posko pintu masuk Kota Malino disiapkan petugas khusus untuk melakukan swab antigen.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengunjung yang datang ke Malino bebas dari Covid-19.
“Ini upaya pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19 dengan swab antigen para pengunjung dan supaya tidak terjadi atau ada muncul klaster dari tempat wisata khususnya di Malino,” urainya.
Salah satu wisatawan, Nana mengaku dirinya saat akan masuk ke Kota Malino, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat.
- Momentum Libur Lebaran, Wisata Pantai, Budaya Hingga Pegunungan Bulukumba Jadi Favorit Wisatawan
- Disdik Makassar Bagikan 5 Ide Kegiatan Bermanfaat untuk Isi Libur Lebaran
- Libur Lebaran 2026, Layanan Kantor Pegadaian Tutup 18-24 Maret, Transaksi Tetap Bisa Online
- Tingkat Hunian Hotel di Sulawesi Selatan Anjlok saat Libur Lebaran 2023
- Jumlah Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Meningkat Selama Momen Libur Lebaran
Mulai dari memeriksa apakah pengunjung memakai masker atau tidak, serta meminta untuk memperlihatkan bukti telah melakukan swab antigen atau memiliki bukti vaksin dengan memperlihatkan sertifikat vaksinasi tahap kedua.
“Saya diizinkan masuk karena punya sertifikat vaksin Covid-19 tahap kedua,” ungkapnya.
Ia pun mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah setempat yang betul-betul memperketat wisatawan masuk ke daerah berjuluk Kota Bunga ini.
“Semoga upaya ini bisa memastikan bahwa seluruh wisatawan yang masuk berlibur itu dalam keadaan sehat. Semoga pandemi bisa segera berlalu,” kata warga Kota Makassar ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
