Terkini.id, Internasional – Negara Afghanistan kini menjadi sorotan dunia, hal itu lantaran para militan Taliban telah menguasai hampir seluruh wilayah negara tersebut.
Melansir Sindonews, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani melarikan diri dari negaranya saat para milisi Taliban menyerbu ibu kota setempat, yakni Kabul.
Ashraf Ghani mengaku melarikan diri dari negaranya bersama beberapa jajarannya demi menghindari pertumpahan darah.
Adapun keputusan presiden Afghanistan tersebut sontak membuat warga dan politisi setempat marah.
Salah satu yang mengecam tindakan Ghani adalah Ketua Majelis Tinggi Rekonsiliasi Nasional, Abdullah Abdullah.
- Taliban Ancam AS: Jika Tak Akui Kami, Maka Dunia Akan Bermasalah
- Ultimatum Taliban, Jika Tak Diakui akan Timbul Masalah Dunia
- Bicara Soal Taliban, JK: Mereka Kagum Melihat Indonesia Menjalankan Islam dengan Baik
- Ini Kekhawatiran Warga Usai Ditinggal Militer AS: Kami akan Dibunuh Taliban Setelah Kuasai Kota!
- Taliban Klaim Kuasai 85 Persen Wilayah Afghanistan, Kemenlu RI: Kami Terus Pantau Situasi Keamanan!
“Mantan Presiden Afghanistan telah meninggalkan Afghanistan. Ia pergi meninggalkan negara dalam kondisi saat ini. Tuhan akan memintanya bertanggung jawab,” ujar Abdullah dikutip terkini.id dari Al-Jazeera via Kompas, Senin, 16 Agustus 2021.
Seorang politisi yang tidak ingin disebutkan namanya juga mengecam tindakan presiden Afghanistan dan mengatakan bahwa tindakan tersebut membuat malu negara.
Banyak yang bertanya-tanya, siapa sebenarnya kelompok Taliban tersebut?
Melansir Kompas, Taliban merupakan kelompok fundamentalis Islam, didominasi suku Pashtu yang memerintahkan Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001.
Pemerintahan Taliban terguling karena infasi Amerika Serikat bersama sekutu karena kelompok Taliban memberikan perlindungan kepada Al-Qaeda dan pemimpinnya, Osama bin Laden, dalang serangan 11 September 2001 di New York.
Pada awal Agustus 2021, Kelompok Taliban berkumpul kembali dari Pakistan dan memulai perlawanan terhadap pemerintah yang didukung Amerika Serikat di Kabul.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
