I Am Sorry, I’ve Misunderstood Your Faith!

I Am Sorry, I’ve Misunderstood Your Faith!

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Mathew mendengarkan khutbah kami hingga akhir. Namun ketika salat dimulai, Matthew mundur ke belakang dan menyaksikan secara sesama salat Jumatan yang kami lakukan.

Walaupun udara hari itu kurang bersahabat anak muda ini dengan sabar menonton jamaah masjid yang melangsungkan salat Jumatan mereka.

Setelah Jumatan selesai dia mendekati seorang jamaah dan bertanya siapa yang menyampaikan sermon (khutbah) tadi.

Sang jamaah itu tidak menjawab. Tapi langsung membawa Mathew masuk ke dalam masjid dan mempertemukan dengan saya.

Alhamdulillah, kami duduk di depan dan disaksikan oleh ribuan jamaah berdialog dengan Matthew .

Baca Juga

Dialog kami sangat singkat dan hanya menyentuh beberapa hal, antara lain, tentang Jumatan, masjid, Islam dan ilmu, Islam dan budaya, hingga ke Islam dan peradaban serta bagaimana Islam menyikapi modernitas.

Saya tidak menuliskan rincian percakapan kami. Tapi di akhir percakapan terbuka di depan jamaah itu Matthew tiba-tiba menyampaikan pernyataan atau permintaan maaf tadi.

Menurutnya dia telah lama salah paham dengan Islam.

Di benaknya Islam itu adalah agama baru, dimulai oleh Muhammad (SAW), dan hadir sebagai sebuah sistem yang paradoks dengan kemajuan dunia.

Ringkasnya Islam di benak dia selama ini adalah agama yang tidak rasional dan tidak sejalan dengan nilai-nilai universal dunia modern, seperti kebebasan, HAM, kesetaraan ras dan jender, dan lain-lain. Islam adalah agama yang anti kemajuan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.