Makassar Terkini
Masuk

Putri Anies Baswedan Tidak Berjilbab, Ade Armando Komentari Cuitan Dokter Tifa: Isu Jilbab Bisa Merusak Bangsa

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial yang juga pengajar FISIP Universitas Indonesia (UI) Ade Armando menyayangkan cuitan akun Twitter dr Tifauzia Tyassum alias Dokter Tifa, terkait putri Anies Baswedan yang tidak mengenakan jilbab saat menikah.

Mutiara Annisa Baswedan, putri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang nampak tidak mengenakan jilbab kala menikah beberapa waktu lalu.

Ade Armando pun memberikan opini terkait cuitan Dokter Tifa yang diunggah di akun Twitter @DokterTifa pada Sabtu, 30 Juli 2022.

“Dear @aniesbaswedan. Utk 2024, cuma kurang 1 langkahmu. Putrimu, Tia, pakaikanlah Jilbab. InsyaAllah 85% suara Muslim, dlm  genggamanmu. Dg cara sgt sederhana ini, dirimu paripurna. Sekaligus membebaskan umat Muslim dr pembenaran atas ketidakbenaran yg dilakukan Idolanya,” cuit Dokter Tifa.

Tangkapan layar cuitan akun Twitter Dokter Tifa pada Sabtu, 30 Juli 2022. (@DokterTifa)

Menurut Ade Armando cuitan Dokter Tifa itu memang bernada anjuran, tetapi juga mengandung ancaman.

Wow ini komentar yang luar biasa. Memang komentar bernada anjuran. Tapi di dalamnya, terkandung ancaman,” ujar Ade Armando dalam tayangan video yang diunggah di kanal YouTube CokroTV pada Senin, 1 Agustus 2022.

Video berdurasi 7:39 menit itu bertajuk “Putri Anies Baswedan Tidak Berjilbab”.

“Mutiara itu tidak berjilbab dan Dokter Tifa mengatakan, kalau saja Mutiara berjilbab, umat Islam akan mendukung Anies kalau dia maju sebagai calon presiden. Dengan kata lain, kalau Mutiara tetap tidak berjilbab, jangan salahkan kalau umat Islam ramai-ramai meninggalkan Anies,” kata Ade Armando.

Cuitan Dokter Tifa itu, menurut Ade Armando, mengajak pembaca untuk tidak memilih Anies, jika Mutiara tetap tidak berjilbab.

“Dokter Tifa ini menganggap pemilihan presiden ditentukan oleh berjibab tidaknya anak seorang calon presiden. Bukan karena integritas dan kompetensinya. Tapi oleh jilbab putrinya,” jelas Ade Armando.

“Bagi mereka jilbab adalah penentu baik buruknya akhlak seorang perempuan. Buat mereka perempuan yang tidak berjilbab disamakan dengan perempuan jalang yang akan membawa pria ke dalam neraka,” lanjut Ade Armando.

Kata Ade Armando, Dokter Tifa percaya bila Mutiara tidak berjilbab, maka yang harus disalahkan adalah ayahnya, yakni Anies Baswedan.

“Saya bukan pendukung Anies. Tapi bukan karena itu, saya berharap Mutiara tetap tidak mengenakan jilbab,” ungkap Ade Armando.

Ade Armando menyebutkan, jika putri Anies tidak berjilbab dan sang ayah membiarkannya, justru itu akan menjadi teladan penting bagi umat Islam konservatif, yang mengidolakan Anies Baswedan, bahwa jilbab bukanlah sebuah keharusan.

Menurut Ade Armando, jilbab adalah sebuah pilihan cara berpakaian, yang bisa dikenakan, bisa juga tidak. Itu adalah sebuah cara pandang beragama yang pluralis dan liberal.

Tangkapan layar tayangan video pendapat Ade Armando yang diunggah pada Senin, 1 Agustus 2022. (YouTube/CokroTV)

“Ini menjadi penting, karena soal berjilbab ini adalah sebuah isu yang bisa merusak bangsa,” tegas Ade Armando.

Ade Armando berharap, sudah saatnya orang-orang seperti Dokter Tifa dan sejenisnya membuka diri terhadap perbedaan.

“Bila mereka tetap percaya bahwa jilbab adalah sebuah kewajiban bagi seluruh perempuan Islam, ya silakan! Tapi sebaiknya mereka juga tahu bahwa ada penafsiran lain bahwa jilbab bukanlah kewajiban,” ucap Ade Armando.

Sampai berita ini diturunkan, belum ditemukan tanggapan dari Dokter Tifa terkait pendapat Ade Armando ini.