Terkini.id, Makassar – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik menerima pengaduan mengenai pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ihwal manipulasi data.
Kendati jalur zonasi dibuka pada 13-18 Juli 2020 untuk SD dan SMP, namun pihaknya telah berfokus untuk mencegah terjadinya pelanggaran administrasi.
Amalia menuturkan, pihaknya sudah mendapat akses dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Makassar untuk mengecek data yang diinput. Hal itu untuk menghindari adanya manipulasi data.
“Bila data dicurigai, baru akan dikoordinasikan dengan Disdukcapil,” kata Amalia, Jumat, 10 Juli 2020.
Amalia mengatakan Kemendikbud dan Kemendagri sudah meteken MoU mengenai PPDB, “Jadi secara otomatis kita sudah bekerja sama. Tetapi modelnya nanti check by check. Nanti ada dicurigai baru diverifikasi ke Disdukcapil,” jelasnya.
- Kolaborasi Lintas Negara, Fakultas Vokasi Unhas Bahas Teknologi Akuakultur dan Ilmu Kelautan
- Buku Bahasa Makassar Karya Prof Kembong Guru Besar FBS UNM, Resmi Diterbitkan Yudhistira
- 30.369 Peminat SNBT 2026, Plt Rektor UNM Ingatkan Waspada Joki dan Penipuan
- DPRD Makassar Soroti Pentingnya Akta Kematian dalam Validitas Data Pemilih
- Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis, Pertamina Sulawesi Tegaskan Isu Berbayar Hoaks
Dalam beberapa hari ini, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Ombudsman maupun Disdukcapil Makassar.
“Kecurangan akan menjadi atensi kita hingga PPDB jalur zonasi berakhir nanti,” tukasnya.
Pasalnya, manipulasi data melalui surat keterangan (suket) maupun kartu keluarga (KK) paling berpotensi terjadi.
Berdasarkan laporan dari Ombudsman, beberapa pendaftar menggunakan oknum sekolah untuk memuluskan langkahnya menembus sekolah favorit.
“Jalur ini memang cukup menjadi rebutan lantaran kelulusan ditentukan berdasarkan jarak sekolah dan tempat tinggal,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pantia PPDB Makassar, Ahmad Hidayat menyebut sudah memperbaiki server PPDB.
Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Makassar sudah menyatakan komitmennya untuk memastikan server aman.
“Sudah ada rapat koordinasi Disdik dan Diskominfo, yang pasti Diskominfo jamin pelaksanaan PPDB jalur zonasi. Karena jalur zonasi itu 3-5 kali lipat daripada non zonasi sehingga harus diantisipasi dari awal,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
