Ikuti Musrenbangnas, Bupati IDP Harap Sinergi dan Kolaborasi Pemda dan Pusat

Bupati Luwu Utara, IDP (tengah) saat menghadiri Musrenbangnas di Istana

Terkini.id, Jakarta – Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP), menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024 di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 3 Gambir, Jakarta Pusat, Senin 16 Desember 2019.

Acara Musrenbangnas yang dibuka secara resmi Presiden Republik Indonesia ini dihadiri seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju, dan para Kepala Daerah se-Indonesia.

Presiden Jokowi dalam sambutannya membeberkan beberapa program yang akan dilaksanakan pemerintah dalam lima tahun ke depan.

Salah satu yang akan dikerjakan dalam lima tahun ke depan adalah tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur.

“Kita ingin memperkokoh pondasi agar kita bisa berkompetisi dengan negara lain. Sesakit apa pun, harus berani kita tahan agar yang namanya pembangunan infrastruktur betul-betul rampung dan selesai,” tegasnya.

Hal menarik lainnya kata Presiden dua periode ini adalah omnibus law, penyederhanaan regulasi atau pemangkasan peraturan (deregulasi). Ia mengungkapkan, ada 82 UU yang akan diajukan ke DPR untuk disederhakan.

“Minggu ini kita akan ajukan ke DPR UU Penciptaan Lapangan Kerja, dan UU Pemberdayaan UMKM. Kita konsentrasi ke sana dulu,” ucap Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi sempat menyinggung beberapa hal yang menjadi perbincangan publik, baik dunia nyata maupun dunia maya, yaitu terkait penyederhanaan birokrasi yang ramping dan fleksibel. Hal lain yang juga menjadi penekanannya, terkait pengurangan pajak perusahaan alias super deduction tax.

Sementara itu, Bupati IDP mengatakan tadi itu Musrembangnas RPJMN 2020-2024, pempus menyampaikan lima program prioritas Presiden dan Wapres.

Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan ini mencontohkan seperti melanjutkan pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM termasuk fokus pada masalah kesehatan ibu dan anak serta stunting, penciptaan iklim usaha dan kemudahan berinvestasi, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi.

“Kami berharap agar terjadi sinergi dan kolaborasi antara Pemda dengan pemerintah pusat sangat dibutuhkan mengingat adanya keterbatasan yg dimiliki oleh daerah,” terangnya.

Terkait kelanjutan infrastruktur, Ketua PMI Luwu Utara ini berharap kelanjutan pembangunan jaringan Daerah Irigasi (DI) Baliase dapat dituntaskan supaya Bendungan Baliase dapat segera berfungsi, begitu juga usulan pembangunan Bendungan sungai Rongkong dapat diwujudkan.

“Dan tentu saja kelanjutan pembangunan ruas jalan Seko-Sigi Sulawesi Tengah dan Seko- Mamuju Sulbar,” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Sering Bicara Khilafah dan Hina Presiden, Ali Baharsyah Ternyata Kolektor Video Mesum

3 Poin Sikap AJI Terkait Privilese Wartawan untuk Tes Cepat Covid-19

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Surati Jokowi, Minta Dibebaskan akibat Corona

Potret Pilu Badut Tetap Cari Nafkah di Dalam Mal yang Sepi akibat Corona

Pintu Pelimpah Bendungan Bili-bili Dibuka, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Hilir Sungai Jeneberang

Keluarga Positif Corona yang Viral Usai Main TikTok Dinyatakan Sembuh

Selain Hina Jokowi, Pria Ini Juga Kedapatan Simpan Video Mesum

Anak Meninggal akibat Corona, Satu Keluarga Dikucilkan dan Diusir Tetangga

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar