Imam Fauzan Sosialisasi Perda Wajib Belajar

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Sulsel, Imam Fauzan Amir Uskara melakukan sosialisasi Perda Sulsel Nomor 2 Tahun 2017, tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah, di Aula Cemara, Kompleks Cemara, Kabupaten Gowa, Minggu 2 Oktober 2019.

Terkini.id — Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Sulsel, Imam Fauzan Amir Uskara melakukan sosialisasi Perda Sulsel Nomor 2 Tahun 2017, tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah, di Aula Cemara, Kompleks Cemara, Kabupaten Gowa, Minggu 2 Oktober 2019.

Anggota Komisi C itu, menjelaskan beberapa isi yang tertuang dalam Perda Wajib Belajar Pendidikan Menengah tersebut.

“Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan ketentuan Pasal 7 ayat (4) dan ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar, Pemerintah Daerah dapat menetapkan kebijakan program wajib belajar sampai ke jenjang pendidikan menengah,” jelas Imam Fauzan, di hadapan warga.

Menurut Fauzan panggilan akrabnya, kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya pendidikan bagi anak minimal hingga tingkat menengah.

Apalagi, kata dia, tanggungan biaya belajar tingkat SMA dan sederajat sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulsel.

Sehingga, masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Provinsi Sulsel tidak lagi ada yang putus Sekolah karena alasan tidak memiliki biaya.

“Jadi bukan hanya orang tua yang memiliki kewajiban untuk memberikan pendidikan kepada anak mereka, tapi ada peran pemerintah juga di dalamnya. Inilah yang dituangkan dalam perda ini,” tandas legislator termuda di Sulsel ini.

Berita Terkait
Komentar
Terkini