Terkini, Makassar — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan akan mengajukan protes resmi kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait kepemimpinan wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf asal Oman dalam pertandingan Indonesia vs Bahrain pada babak ketiga kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia.
Pertandingan yang berlangsung di Bahrain National Stadium, Riffa, Kamis, 10 Oktober 2024, berakhir dengan hasil imbang 2-2. Namun, keputusan-keputusan wasit, terutama pada menit-menit akhir, memicu kontroversi dan kekecewaan dari kubu Indonesia.
Exco PSSI Arya Sinulingga menyebut PSSI sangat kecewa dengan sejumlah keputusan wasit yang dinilai tidak adil dan merugikan timnas Indonesia. Protes ini diajukan menyusul peristiwa di akhir pertandingan, di mana Bahrain berhasil mencetak gol penyeimbang pada masa tambahan waktu yang dianggap terlalu lama oleh pihak Indonesia.
Kontroversi Tambahan Waktu
Dalam pertandingan yang dimulai pukul 19.00 waktu setempat atau 23.00 WIB, Indonesia asuhan Shin Tae-yong nyaris meraih kemenangan. Pada babak pertama, Bahrain unggul lebih dulu melalui gol Mohamed Marhoon pada menit ke-15 lewat tendangan bebas yang sulit dibendung.
- Kemarau Panjang, PDAM Makassar Kerahkan 6 Pickup Distribusi Air Bersih
- Yudisium Semester Genap, 478 Mahasiswa Polbangtan Gowa Didorong Terus Tingkatkan Prestasi
- Bupati Jeneponto Tegaskan Coffee Morning Jadi Wadah Lahirkan Ide Baru untuk Kemajuan Jeneponto
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Warga Beli BBM Sesuai Kebutuhan, Antrean SPBU di Sulsel Mulai Melandai
- Andi Rachmatika Dewi Soroti Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg di Sulsel
Namun, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Ragnar Oratmangoen di masa injury time babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+3.
Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih dominan dan berbalik unggul pada menit ke-74 berkat gol dari Rafael Struick. Tim Garuda tampak di ambang kemenangan saat waktu normal memasuki menit ke-90. Namun, wasit memberikan tambahan waktu enam menit yang dianggap berlebihan.
Hingga menit ke-96, pertandingan belum dihentikan, dan Bahrain mendapat peluang sepak pojok. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Mohamed Marhoon untuk mencetak gol kedua sekaligus menyamakan kedudukan.
Protes Keras dari PSSI dan Pemain
Setelah gol kedua Bahrain, para pemain dan ofisial Indonesia melakukan protes keras kepada wasit. Mereka mempertanyakan keputusan wasit yang melanjutkan pertandingan di luar waktu tambahan yang telah ditetapkan. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji bahkan diganjar kartu merah karena dinilai terlalu keras memprotes keputusan wasit.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
