Ingat! Keterbatasan Ekonomi Bukan Ajang Gengsi Dalam Menjalani Kehidupan

Terkini.id, Makassar – Jangan gengsi terhadap pekerjaan yang akan kita kerjakan untuk menghidup diri kita saat menjalani masa-masa kuliah. Karena beruntunglah kita yang memiliki pekerjaan sampingan seperti yang saya lakukan sekarang ini ungkapan salah satu mahasiswa jurusan ilmu hukum uin alauddin makassar yang merupakan mahasiswa semseter akhir.

Edi yang merupakan laki-laki yang bisa dibilang sangat cerewet dan selalu ceria yang kini telah resmi menjadi mahasiswa di Kampus UIN Alauddin Makassar di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH).

Saat di temui di kostnya yang agak sempit dan ada beberapa pakaian yang bergantungan di dalam kamarnya kemudian menyapa dengan tawa yang lembut.

Baca Juga: Vaksinasi Jadi Syarat Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa UINAM Masih Banyak...

Edi merupakan anak keempat dari sembilan bersaudara. Mahasiswa ini sangat nekat untuk melanjutkan pendidikannya walaupun kadang kala ia mendapat kata-kata dari tetangga yang tidak enak untuk di dengar seperti ‘untuk apa kuliah karena kalau sudah selasai juga tinggal berkebun juga di kampung’.

Akan tetapi kata-kata itu tidak mempengaruhinya sehingga dia bisa melanjutkan pendidikannya sampai saat ini. Dia mahasiswa dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk membiayainya sampai selasai dikarenakan memiliki beberapa saudara yang bersekolah juga.maka dari itulah dia harus ingin membantu beban orang tuanya dengan melakukan beberapa pekerjaan.

Baca Juga: KSEI Forkeis UINAM Sukses Gelar Aksi Bersih Pantai Kuricaddi Maros

Saat dia menjadi mahasiswa semester akhir dia menjadi karyawan laundri yang berada di pao-pao akan tetapi berhenti sejak tempatnya bekerja berpindah tempat. Sehingga bisa membantu beban orang tuanya. Jam 13.00 jam awal kerjanya sampai jam 10 malam sehingga ia bisa mengerjakan tugas kuliah di pagi hari.

“Mengerjakan hal seperti ini pasti akan membuat para laki-laki ataupun bahkan perempuan akan gengsi melakukan hal seperti ini,” tutur Edi.

Serta saat berhenti di tempat kerjanya ia ingin mencari pekerjaan yang baru yang tidak terlalu mngambil banyak waktu di tempat kerja sehingga ia berencana melalukan pekerjaan yang lebih mudah lagi.

Baca Juga: KSEI Forkeis UINAM Sukses Gelar Aksi Bersih Pantai Kuricaddi Maros

“Dalam beberapa hari kesana baru di terima saat mendaftar sebagai ojek online yang saat ini kita gunakan,” tutupnya.

Walapun kurang dalam penghasilannya akan tetapi bisa mencukupi kehidupannya bersama teman kamarnya sekitar empat orang dalam sekamar sampai ia sarjana.

 

Citizen : Fitri

Bagikan