Ini Alasan Wali Kota Makassar Lantik 16 Pejabat di Dermaga Pelabuhan Soekarno Hatta

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menuturkan alasan melantik 16 pejabat eselon II di Dermaga Pelabuhan Soekarno Hatta, Jalan Nusantara. 

Danny menyebut pelantikan tersebut untuk mengingatkan para pejabat bahwa mereka dilantik di masa sulit yakni masa pandemi Covid-19. Ia pun meminta setelah dilantik pejabat tersebut terus memperjuangkan kepentingan rakyat.

Pelantikan tersebut berlatar Kapal Umsini, tempat isolasi pasien Covid-19 yang bergejala ringan dan orang tanpa gejala atau OTG.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Ingin Bentuk Dewan Kesehatan Kota, Ini Tugasnya

Selain itu, pelantikan tersebut tepat lima bulan masa kepemimpinan Wali Kota Makassar Danny Pomanto bersama Wakilnya Fatmawati Rusdi.

Untuk pertama kalinya Pemerintahan Daerah di Indonesia melantik pejabat di area pelataran pelabuhan dan dilatar belakangi kapal KM Umsini tanpa menggunakan tenda.

Baca Juga: Berkat Usaha Menekan Pergerakan Covid-19, Makassar Menjadi Zona Kuning

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan mutasi dan rotasi di lingkup pemerintahan merupakan sebuah rutinitas dalam birokrasi

“Saya yakin ini yang pertama kalinya pelantikan dilakukan di pelataran terbuka pelabuhan di latar belakangi Kapal Umsini yang akan digunakan sebagai tempat isolasi apung,” kata Danny, Senin, 26 Juli 2021.

Menurut Danny, tanggal 26 Juli 2021 memiliki banyak momen penting bersejarah di Kota Makassar, salah satunya Danny-Fatma genap berusia 5 bulan masa pemerintahannya

Baca Juga: Berkat Usaha Menekan Pergerakan Covid-19, Makassar Menjadi Zona Kuning

Selain itu, pelantikan ini bertepatan dengan penerapan PPKM level 4 yang diberlakukan di Kota Makassar.

“Hari ini juga pengoperasian isolasi apung. Dan yang lebih mencengangkan tepat 26 Juli dua tahun lalu pencabutan pelantikan 1000 lebih pejabat yang dilakukan oleh pemerintahan pada saat itu,” ujarnya.

Danny mengatakan bahwa pelantikan dengan berbagai momen penting yang bertepatan pada tanggal hari ini bukanlah sebuah kebetulan. Ia menyebut hal itu sudah ditakdirkan.

Danny mengatakan tahun ini Pemerintah Kota Makassar akan fokus pada 3 program, yakni Makassar Recover, resetting goverment dan akselerasi atau percepatan pembangunan infrastruktur baik sombere and smart city serta perkotaan lainnya

Selain eselon II Danny Pomanto juga menyebut seluruh eselon III dan IV akan dilakukan pergeseran secara besar-besaran, bahkan lelang jabatan segera dilakukan.

“Jadi banyak jabatan lowong, untuk sementara kita isi dengan Plt, dan Plt nya besok kita akan umumkan. Nanti lelang baru diisi semua yang kosong,” terangnya

Sementara, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi berharap pejabat yang telah dilantik dapat mengemban amanah dengan baik.

Fatma juga meminta pejabat yang mendapat tugas baru untuk segera mengoptimalkan kinerja, sehingga program Danny-Fatma bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat

“Jabatan pimpinan tinggi pratama merupakan ujung tombak dalam perumusan dan penentuan eksekusi kebijakan langsung di lapangan. Keberadaan Pejabat Eselon II ini juga sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas Makasaar Recover,” pungkasnya.

Adapun nama pejabat eselon II yang telah dilantik hari ini, antara lain, 

1. Irwan Rusfiady Adnan, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Makassar.

2. Nielma Palamba, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar.

3. Sri Susilawati, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Makassar.

4. Irwan Bangsawan, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Makassar Mutasi.

5. Evy Aprialti, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Makassar, menjadi Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar.

6. Ir. Rusmayani Madjid, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Makassar.

7. Tenri Ampa, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar menjadi Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

8. Achmad Hendra, sebelumnya menjabat sebagain Kepala Pemuda Olahraga Makassar Dinas dan Kota menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar.

9. Andi Muhammad Yasir, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota
Makassar.

10. Muhammad Mario Said, sebelumnya menjabat sebagai, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat.

11. Drs. Andi Siswanta, sebelumnya menjabat sebahai Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar.

12. Fathur Rahim, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, menjadi Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar.

13. Zainal Ibrahim, sebelumnya menjabat sebagai, Kepala Inspektorat Daerah Kota Makassar menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar.

14. Iman Hud, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makasssar menjadi Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar.

15. Hj. Sittiara, sebelumnya menjabat sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Makassar menjadi saf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

16. Andi Bukti, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar, menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar.

Bagikan