Terkini.id – DKI Jakarta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk mengambil langkah menutup seluruh sekolah selama dua minggu ke depan. Penutupan sekolah terhitung sejak Senin, 16 Maret 2020.
Di lansir dari Kompas TV, Hal ini diambil oleh pemerintah DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 atau virus Corona di kota Jakarta. Sebagai gantinya, Anies meminta kegiatan belajar mengajar dilakukan melalui metode jarak jauh atau di rumah.
“Langkah ini diambil untuk menyelematkan seluruh warga DKI Jakarta dari penyebaran virus corona,” kata Anies dalam konferensi persnya di Jakarta pada Sabtu (14/3/2020).
Anies mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk sekolah-sekolah mempersiapkan diri, sehingga pada Senin (16/3/2020) sudah bisa terlaksana meliburkan sementara sekolah- sekolah.
Selain sekolah formal, Anies menambahkan, juga untuk menunda semua kegiatan proses belajar mengajar yang dilakukan oleh beberapa lembaga pendidikan non formal.
- Kalla Institute dan Pelindo Regional 4 Makassar Bangun Kemitraan Strategis
- Astra Motor Sulsel Gelar Gebyar Honda Jagoanku di Lima Daerah, Hadirkan Promo Menarik
- Wabup Gowa Dorong Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Penggerak UMKM
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Seluruh OPD Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
Anies mengimbau kepada seluruh lembaga pendidikan non formal, agar melakukan kegiatan belajar lewat jarak jauh atau secara online untuk sementara waktu sambil menunggu informasi lanjut perkembangan penanganan penyebaran virus corona ini.
“Kami memutuskan untuk mengambil langkah tegas ini terkait menghambat penyebaran virus corona,” ujarnya.
Selain sekolah yang di liburkan, sebelumnya Anies Baswedan menyatakan menutup tempat wisata di DKI Jakarta selama dua pekan ke depan. Ini ditujukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Anies mengimbau masyarakat agar menjaga jarak dan membatasi kontak terlalu banyak dengan orang lain. Anies mengatakan langkah ini merupakan hal yang lumrah dilakukan di tengah wabah pandemi global virus corona.
“Ini sudah menjadi terminologi baku dalam persoalan COVID-19,” ujar Anies.
“Semua destinasi liburan dan tempat wisata ditutup 2 minggu ke depan. Diantaranya, Ancol, Ragunan, Monas, museum yang dipegang oleh Pemprov semuanya tutup sementara. Tujuannya untuk meminimalkan kegiatan warga di ruang publik yang penuh dengan warga,” ujar Anies.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
