Masuk

Inilah Alasan Suzuki Beralih Dari Mesin V4 ke Inline 4

Komentar

Terkini.id, Makassar – Jika dilihat dari fakta, bahwa mesin berkonfigurasi V adalah mesin yang paling cocok untuk balapan MotoGP.

Alasan utama ialah, di dua tahun terakhir mesin dengan inline 4 hanya bisa menang 5 kali dari 37 balapan, dan dari 6 tim pabrikan yang berkompetisi di MotoGP hanya 2 yang memakai mesin inline 4 yaitu Yamaha dan Suzuki.

Namun, apa alasan Suzuki beralih dari mesin V4 ke inline 4?

Baca Juga: Enea Bastianini Resmi Perkuat Tim Ducati Pabrikan Mulai Musim 2023 MotoGP

Jika kita kembali pada MotoGP 4 tak, di era ini Suzuki awalnya membangun motor GSV-R motor ini memakai mesin dengan konfigurasi V4 yang pertama kali digunakan di kelas MotoGP menggantikan motor Suzuki RGV500 V4.

GSV-R diperkenalkan pada tahun 2002, memang mesin V4 Suzuki cukup kuat namun tidak bisa mengahasilkan prestasi baik bagi Suzuki, karena pada mesin V4 Suzuki masih menggunakan casis mesin 2 tak 500 cc.

Akibatnya membuat banyak pembalap Suzuki mengalami masalah pada saat balapan, mungkin karena ketidakcocokan casis dengan mesin.

Baca Juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Austria Tempatkan Tiga Rider Ducati di Grid Terdepan

Buktinya hasil terbaik Suzuki di klasmen MotoGP 2002 diraih oleh Kenny Robert jr. yaitu diposisi kesembilan.

Ditahun 2007 Suzuki membangun motor GSV-R versi 800cc, mesin ini di desain dengan tujuan agar lebih mudah dikendarai para pembalap, motor ini mendapat dukungan elektronik dari Mitsubishi.

Namun, casis masih memakai model lama tapi desain fairing telah diperbaharui untuk keakomodasi stabilitas kecepatan tinggi.

Dan terbukti di tahun ini Suzuki tampil lebih baik dari tahun sebelumnya dengan berhasil meraih satu kemenangan.

Baca Juga: Suzuki Luncurkan All New Ertiga Hybrid di Makassar, Ada Test Drive Hadiah Motor

Ditahun 2008, muncul GSV-800 namun dengan penyempurnaan mesin untuk meningkatkan akselerasi namun hasilnya tidak sebagus ditahun 2007.

Dan musim balap ditahun 2011 merupakan tahun terakhir Suzuki di musim balap MotoGP.

Setelah vakum di MotoGP, Suzuki kembali dengan motor GSX-RR, motor ini merupakan motor balapan jalanan yang dikembangkan untuk MotoGP 1000 cc.

Motor ini resmi diperkenalkan pada 30 September 2014 sengaja pengganti GSV-R, yang dikembangkan sejak tahun 2012. Dilansir dari channel youtube Starting Grid.

Balapan pertama Suzuki ditahun 2014 menggunakan mesin inline 4 diseri terakhir sebagai uji coba, namun sayang gagal menyelesaikan dari setengah balapan.

Namun setelah uji coba, terbukti dengan menggunakan mesin inline 4 dibandingkan saat menggunakan mesin V4, dengan meraih 3 kemenangan dan 8 podium.

Alasan Suzuki memiliki mesin inline 4 yang pertama dengan memakai mesin berbasis mesin superbike GSX-R ini sekaligus promo teknologi varian motor yang dijual dan digunakan dijalan raya.

Sama halnya Yamaha dengan motor superbikenya yaitu Yamaha R1.

Alasan selanjutnya, karena mesin ini mudah dikembangkan oleh insinyur motor dan lebih mudah dalam membuat paket motor bermesin inline 4 dibandingkan dengan mesin V4.

Ini tentunya tidak lepas dari ide sang bos dari Suzuki yaitu Davideo Brivio meskipun ia menyadari bahwa mesin V4 lebih unggul dari segi power tapi kelebihan inline 4 jika digabungkan dengan kekakuan casis dan giometri yang sesuai akan menciptakan corner speed yang mengerihkan. Seperti dilansir dari youtube channel Starting Grid.

Terbukti Suzuki sekrang menjadi salah satu motor dengan corner speed tercepat di MotoGP.

Alasan berikutnya, Suzuki sekarang mencari pembalap yang cocok di motor dengan mesin konfigurasi mesin inline 4, mesin ini lebih ramah dan mudah dikendalikan dibandingkan mesin V4.

Akibatnya jika tim berganti pembalap tidak drastis dalam beradaptasi dan penurunan prestasi tim.

Hal tersebut bisa dilihat dari tim Yamaha, bahkan tim satelitnya mampu ke barisan terdepan sebagai tercepat ditahun pertama.

Mesin V4 dan inline 4 memang berbeda dari segi power karena memiliki kekurangan dan kelebihan, namun Suzuki mampu tampil baik dan terus berkembang selama beberapa tahun ini.