Inspirasi Sri Sulfiana, Mahasiswi UNM yang Kuliah dari Hasil Narik Ojek Online

Terkini.id, Makassar – Profesi sebagai seorang driver ojek online seharusnya tidak perlu dianggap rendahan.

Demi bisa mandiri dan tidak tergantung kiriman orang tua, seorang mahasiswa seharusnya tidak perlu gengsi untuk bekerja sampingan. Asalkan halal.

Bekerja sambil kuliah banyak dilakukan sejumlah mahasiswa, dan sukses memberi inspirasi.

Ada mahasiswa yang kuliah sambil jadi pelayan kafe atau restoran, tukang cuci piring, hingga menjadi driver ojek online.

Mereka yang bekerja sambil kuliah, selalu punya prinsip dan pandangan hidup yang hebat. Salah satunya ditunjukkan oleh seorang mahasiswi Universitas Negeri Makasar (UNM) ini, yakni Sri Sulfiana Tandir.

Sulfiana sukses menyelesaikan kuliahnya yang berhasil diwisuda berkat aktivitas menjadi driver Grab Bike.

Salah satu prinsip yang dia pegang adalah, menganggap aktivitas sebagai driver Grab ini sebagai hiburan.

“Saya sangat suka jalan-jalan. Menurut saya, bisa berkeliling ke Kota Makassar itu mendapatkan uang dan dapat pahala, hehehe,” tulis Sri Sulfiana melalui akun media sosialnya.

Sedikit cerita singkat dan pengalaman saya.. 😊berprofesi sebagai driver Grab Bike ini hanya Hiburan. Saya sangat…

Dikirim oleh Sry Sulfiana Tandir pada Kamis, 04 Juli 2019

Dia mengungkapkan, selain sebagai hiburan dia juga merasa menjadi driver ojol memberinya banyak pengalaman.

“Saya jadi kenal banyak orang, tahu sifat orang, tahu kepribadian orang yang jutek, gimana yang baik dan gak, dapat banyak link dan masukan dari penumpang,” tulisnya lagi.

Berikut selengkapnya curhat Sri Sulfiana di media sosial:

Berprofesi sebagai driver Grab Bike ini hanya Hiburan. Saya sangat suka jalan-jalan, maka dari itu saya mengambil kesempatan menjadi driver Grab Bike karena menurut saya bisa berkeliling se kota makassar dan mendapatkan uang dan dapat pahala hehehe..

Saya menggeluti profesi sebagai driver selama setahun, selama setahun itu pendapatan per harinya sebanyak Rp150 ribu sampai Rp300 ribu jika dikalkulasikan sebulan bisa mencapai Rp 3 juta-an.

“Sehari saya bisa dapat Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu, tergantung dari orderan yang aku terima. Pas awal ikut Grab Bike masih tarif Rp 5 ribu, walaupun tarifnya cuma lima ribu tapi nguntungin buat saya sebagai driver.
Soalnya saya suka dapat lebihan dari penumpang kalo nggak Rp10 ribu ya Rp15 ribu,”

Dalam sehari, biasanya saya mengambil paling banyak 5-6 orderan. Orderan yang diterima paling banyak cewek, dalam sehari hanya mengangkut 2-3 penumpang cowok saja.

Pengalaman berharga yang saya dapatkan selama jadi driver grab bike..

“Saya jadi kenal banyak orang, tahu sifat orang, tahu kepribadian orang yang jutek gimana yang baik g.

Dapat banyak link dan masukan dari penumpang,”
Yang jelas saya sama sekali tidak malu menjadi driver grab selama setahun.
Dan Alhamdulillah sekarang saya bisa menyelesaikan studi saya dan bisa menyandang gelar SARJANA..

Terima kasih buat #GRAB juga yg membantu saya.. Yg memberikan bnyk pelajaran, mengajarkan arti perjuangan, belajar bersyukur dan tidak pantang putus asa.

Berita Terkait
Komentar
Terkini