Masuk

Intensitas Hujan Tinggi, 8 Kecamatan di Garut Terendam Banjir

Komentar

Terkini.id, JakartaHujan deras yang terjadi sejak Jumat, 15 Juli 2022 telah mengakibatkan banjir di 20 desa di 8 kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Melansir dari CNN Indonesia, hal ini bermula dari hujan yang terjadi sejak Jumat, 15 Juli pukul 15.00 hingga 23.00 WIB. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan keterangan resmi bahwa air mulai meluap permukiman di 20 desa dan kecamatan.

Hadi Rahmat, Analisis Kebencanaan Ahli Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengatakan bahwa beberapa kecamatan telah digenangi oleh banjir.

Baca Juga: Innalillahi, Masjid di Jawab Barat Terbakar, Diduga Perbuatan ODGJ

“Hujan dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan debit air Sungai Cimanuk tidak dapat terbendung dan meluap ke daerah sekitar aliran,” ungkap Hadi dalam keterangan tertulis, Sabtu 16 Juli 2022.

Kecamatan yang digenangi banjir yaitu Kecamatan Cikajang, Kecamatan Garut Kota, Kecamatan Taragong Kidul, Kecamatan Karangpawitan, Kecamatan Bayongbong, Kecamatan Banyuresmi, Kecamatan Cilawu, dan Kecamatan Cibatu.

Kerusakan umum menyebabkan beberapa kerusakan menimpa rumah warga, jalan terputus tersebar di 13 Kecamatan.

Baca Juga: BNPB Beri Bantuan Rp 350 Juta untuk Kota Makassar

Helmi Budiman, Wakil Bupati Garut mengatakan bahwa diperkirakan banjir oleh intensitas hujan yang tinggi yang memicu Sungai Cimanuk meluap.

“Intensitas hujan yang tinggi ya, hujan yang sangat tinggi, walaupun sekarang sudah mulai turun, jadi sekarang luapan sungai mulai turun juga, dan sekali lagi kita tenang tapi waspada,” ungkapnya.

Rudy Gunawan, Bupati Garut menambahkan tidak ada korban jiwa, ia juga mengatakan pemerintah daerah akan memberikan bantuan uang bantuan kerohiman dalam bentuk cash for work bagi warga yang terdampak banjir.

“Mengerjakan pekerjaan oleh sendiri membersihkan rumahnya masing-masing Rp 500 ribu per rumah. Selanjutnya yang agak berat, ada lumpur dan sebagainya akan diberikan maksimal Rp 1 juta rupiah per rumah,” jelasnya.

Baca Juga: BNPB Salurkan Bantuan Rp500 Juta ke Pempov Sulsel, Untuk Penanggulangan Bencana

Ia juga mengatakan bahwa Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut telah diinstruksikan untuk menyalurkan beras cadangan pemerintah kepada masyarakat masing-masing 4,5 kg untuk satu rumah.