Masuk

Interfaith dan Islamophobia – 01

Komentar

Terkini.id – Tulisan ini adalah intisari dari sebuah ceramah yang pernah saya sampaikan di sebuah forum pertemuan Imam di ICNA Convention beberapa tahun lalu. 

ICNA atau Islamic Circle of North America adalah satu dari beberapa organisasi Islam Nasional di Amerika. 

Saat itu, saya khusus diminta menyampaikan ceramah dengan tema: “The role of interfaith in combating Islamophobia in US”. 

Baca Juga: Politik Mental Budak

Saya tuliskan dalam bahasa Indonesia untuk kemanfaatan luas bagi yang memahaminya. 

Insya Allah tulisan ini akan bersambung dalam beberapa seri ke depan. Harapan saya semoga tulisan ini memperjelas hal yang belum jelas. 

Terlebih lagi bagi mereka yang tidak pernah terlibat tapi cenderung menghakimi.

Baca Juga: Mau Nonton Piala Dunia 2022 Gak Pakai Ribet Lewat Vidio? Segera Aktifkan Paket Data Khusus dari IM3 dan Tri

Pada tulisan ini saya memilih memakai kata “interfaith”, bukan dialog antar agama. 

Walaupun sesungguhnya dua terminologi itu semakna. Hanya saja kata “Dialog” antar agama bisa saja disalah pahami oleh sebagian seolah agama-agama disejajarkan bahkan disamakan. 

Lazimnya Dialog itu hanya terjadi antara dua hal yang setingkat. Antara dua Jenderal misalnya. Seorang prajurit rendahan tidak bisa berdialog dengan seorang jenderal. 

Karena prajurit rendahan pastinya hanya menunggu perintah atau instruksi dari sang Jenderal.