Interupsi Dicuekin Puan Maharani, Politisi PKS: Gimana Mau Jadi Capres

Interupsi Dicuekin Puan Maharani, Politisi PKS: Gimana Mau Jadi Capres

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sidang Paripurna DPR RI untuk menetapkan Panglima TNI yang baru yakni Jenderal Andika Perkasa diwarnai kegaduhan usai Ketua DPR Puan Maharani tak menggubris interupsi dari Politisi PKS Fahmi Alaydroes.

Momen interupsi politisi PKS tersebut terjadi saat Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat kepada Jendreral Andika Perkasa atas jabatan barunya sebagai Panglima TNI.

Usai mengucapkan selamat kepada Jenderal Andika, Ketua PDIP itu pun kemudian menutup rapat paripurna DPR RI tersebut.

“Sidang dewan yang terhormat, dengan demikian selesai rapat paipurna hari ini,” kata Puan Maharani.

Akan tetapi, sesaat sebelum rapat ditutup Anggota Fraksi PKS Fahmi Alaydroes lantas mengajukan interupsi memohon tambahan waktu ke Puan Maharani untuk diberi kesempatan berbicara.

Baca Juga

“Interupsi pimpinan, interupsi, mohon maaf interupsi. Saya minta waktu interupsi pimpinan, saya minta waktu mohon saya A 432 mohon minta waktu,” ujar Fahmi ke Puan.

Namun, interupsi Fahmi itu sama sekali tak digubris Puan alias dicuekin. Ketua DPR RI itu pun terus membacakan penutup sidang paripurna.

“Kami pimpinan rapat paripurna menyampaikan terima kasih kepada anggota dewan hadirin sekalian yang dengan ketekunan dan kesabaran dalam mengikuti rapat paripurna hari ini. Mewakili pimpinan dewan, perkenankan kami menutup rapat paripurna ini,” ucap Puan sambil menghiraukan interupsi dari Fahmi Alaydroes.

Tak terima interupsinya dicuekin, politisi PKS itu pun lantas melontarkan sindiran kepada Puan Maharani.

“Gimana mau jadi capres,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.