Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menanggapi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu yang mengeluhkan soal beban utang Pemerintah Indonesia yang akan ditinggalkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Chusnul Chotimah menyindir abhwa jika memang tidak sanggup menanggun beban Pemerintahan, maka PKS tidak usah ikut Pemilihan Presiden (Pilpres).
“Ya sudah, kalo kalian ga sanggup, ga usah ikut pilpres,” kata Chsunul Chotimah melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 31 Desember 2021.
Chusnul Chotimah juga mengatakan bahwa beban berat Indonesia ke depannya lebih baik diserahkan kepada Ganjar Pranowo.
Sebagaimana diketahui, Ganjar Pranowo yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah sering digadang-gadangkan sebagai Calon Presiden potensial.
- Viral! Warga Cabut Logo Gereja di Tenda Bantuan Gempa, Chusnul Chotimah: Sebenarnya Islamophobia atau Kristenophobia?
- Surya Paloh Dukung Anies Sebagai Capres 2024, Chusnul Chotimah: Pantas Dikatain Kadrun, Pemikiran Sempit!
- Gembong Warsono Sebut Anies adalah Gubernur 0 persen, Chusnul Chotimah: Yang Setuju Retwet
- Soroti Vonis Penjara Bahar Bin Smith, Chusnul Chotimah: Indonesia Darurat Kebohongan!
- Prabowo Maju Pilpres, Chusnul Chotimah Soroti Anies: Kemakan Omongan Sendiri!
“Jadi presiden Indonesia itu memang berat, serahkan aja semua sama pak Ganjar Pranowo, Insya Allah dia mampu,” kata Chusnul Chotimah.
Bersama pernyataannya, Chusnul Chotimah membagikan tautan berita berjudul “Presiden PKS: Siapa pun Pemimpin yang Terpilih di 2024, Warisi Beban Utang yang Begitu Besar”.
Dilansir dari RMOL, Presiden PKS menyinggung soal utang Indonesia dalam Pidato Kebangsaan Akhir Tahun 2021 yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube PKS TV pada Kamis, 30 Desember 2021.
Ahmad Syaikhu mengatakan bahwa utang Indonesia per September 2021 telah mencapai angka yang sangat besar, yakni Rp6.711 triliun.
Menurutnya, angka ini berarti bahwa dalam 10 tahun, pemerintahan Joko Widodo akan mewariskan tambahan utang negara lebih dari 7 ribu triliun.
“Siapa pun Pemimpin yang akan terpilih nanti di 2024, maka mereka akan mewarisi beban utang yang begitu besar,” kata Syaikhu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
