Masuk

Irjen Napoleon Soal Kasus Polisi Tembak Polisi: Rekayasa Abal-Abal, Tercium Busuknya!

Komentar
DPRD Kota Makassar

Terkini.id, JakartaIrjen Napoleon Bonaparte buka suara soal kasus polisi tembak polisi yang buat geger masyarakat Indonesia.

Irjen Napoleon dikenal sebagai sosok yang tegas, berapi-api saat berbicara. Kini, dirinya buka suara soal kasus polisi tembak polisi.

Kasus yang menewaskan Brigadir J akibat tembakan itu diwartakan bahwa sudah ditemukan beberapa kejanggalan-kejanggalan.

Baca Juga: Brigadir J Disebut Sempat Bopong Putri Candrawathi Saat di Rumah Magelang

Salah satu kejanggalannya ialah CCTV di sekitar lokasi yang diwartakan mati saat peristiwa terjadi, sampai pihak keluarga Brigadir J yang sempat dihalangi saat hendak melihat kondisi almarhum di dalam peti.

Irjen Napoleon Bonaparte menyebut bahwa kasus itu merupakan kasus yang skenarionya abal-abal atau rekayasa abal-abal.

Bahkan, Irjen Napoleon Bonaparte menyebut bahwa bau busuk dari kasus itu akan segera tercium. Menurutnya rekayasa kasus ini akan segera tercium bau busuknya atau diketahui faktanya.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir J ditunda Pekan Depan, Apa Penyebabnya?

“Sebagus-bagusnya rekayasa, itu akhirnya lambat laun juga akan tercium bau busuknya,” ujar Napoleon menjelaskan.

“Apalagi kalau rekayasa itu dibuat abal-abal kacangan kaya begini,” ujar Irjen Napoleon Bonaparte menegaskan.

Video pernyataan Irjen Napoleon itu diunggah oleh pengguna twitter dengan akun @L3laki_5uny1 sebagaimana dilansir Terkini.id pada Jum’at, 15 Juli 2022.

Video pernyataan Irjen Napoleon Bonaparte soal kasus polisi tembak polisi (twitter @L3laki_5uny1)

Napoleon Bonaparte juga menyampaikan bahwa kasus ini semakin menurunkan integritas kepercayaan publik terhadap proses penyelidikan.

Baca Juga: Jadi Saksi Kasus Brigadir J, ART Susi Ungkap Kronologi Suasana Rumah Pribadi Ferdy Sambo

“Ini semakin menurunkan integritas kepercayaan publik terhadap proses penyelidikan yang dilakukan oleh Bareskrim,” ujar Napoleon Bonaparte menegaskan pendapatnya.