Terkini.id, Makassar – Dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed, PhD, Doktor lulusan Okayama University Jepang kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UIM.
Marhaen menahkodai posisi itu menggantikan seniornya, Dr Andi Rivai Pakki, S.Ked , DPDK. Penggantian jabatan tersebut ditandai dengan acara serah terima jabatan dekan di kampus Fakultas Ilmu Kesehatan UIM, Rabu 1 Juli 2020.
Acara serah terima yang dilakukan di tengah pandemik Covid-19 ini tetap menjaga jarak bahkan serah terimanya pun secara hibrid daring dan luring.
Diketahui juga bahwa dekan lama yang berhalangan hadir langsung, diundang via aplikasi Zoom lalu disaksikan para tamu undangan yang ikut meramaikan acara sertijab ini.
Dekan FIK UIM baru, Marhaen, menyampaikan tentang arah baru pendidikan di FIK UIM, yakni untuk menghasilkan health care professionals yang berjiwa enterpreunership.
- BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Makassar Hadirkan Program Makassar Berjasa untuk 81.500 Pekerja Rentan
- PT Kalla Inti Karsa Borong Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026
- Wali Kota Makassar: Sensus Ekonomi 2026 Kompas Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Makassar
- Great World Circus 2 On Ice Kembali Hadir di Makassar, Hadirkan Sensasi Musim Dingin dan Atraksi Kelas Dunia
- Kampanyekan #Cari_Aman, Asmo Sulsel Ajak Pengguna PCX160 Nikmati Wisata Alam Bersama Keluarga
“Kita menginginkan tenaga kesehatan profesional, perawat dan bidan, yang dihasilkan dari sistem pendidikan di FIK UIM memiliki kemandirian dan inovasi dalam menjalankan profesinya,”bebernya.
Sekedar untuk diketahui, Marhaen juga dijenal sebagai salah satu anggota kolegium Dokter Indonesia yang menjadi penyusun Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2020 dan reviewer standar kompetensi tenaga kesehatan di Indonesia.
Lebih lanjut, Marhaen menyampaikan keinginannya untuk menghasilkan lulusan yang dapat bersaing secara global.
“Kita sudah lelah dengan persoalan tenaga kerja Indonesia yang kurang terdidik di luar negeri. Dan kita malu karena tenaga kerja Indonesia dibayar lebih murah dari tenaga kerja asal Filipina dan Malaysia di Timur Tengah dan Jepang,”terangnya.
Dia juga mengaku akan mengirim tenaga kesehatan profesional, yang memiliki jiwa entrepreunership, keluar negeri.
“Saya akan berusaha memanfaatkan jaringan internasional yang saya miliki untuk mewujudkan hal ini,” tegas Ahli Stem Cell dari Universitas Hasanuddin, yang pernah lama tinggal, di Jepang dan Kuala Lumpur.
Mengakhiri sambutannya, Marhaen menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Yayasan UIM Fatimah Kalla, Rektor UIM, Dr. Ir. H. A Majdah Agus Arifin Nu’mang, MSi dan wakil rektor V UIM Prof DR H.M arfin Hamid SH MH dan Dekan lama Dr. Rivai Pakki, yang telah memberikan kesempatan untuk menahkodai FIK UIM.
Sementara itu, Humas IDI Kota Makassar Dr wachyudi Muchsin SH meyakini FIK UIM dibawah kepemimpinan Dokter Marhaen akan membawa FIK UIM go internasional.
“Saya yakin di bawa kepemimpinan beliau, FIK UIM bisa go internasional serta mampu bekerjasama dengan semua pihak baik kampus, media dan pemerintah,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
