Jadi Pasien Corona, Trump Diberi Alat Oksigen dan Obat untuk Sakit Kritis

Donald Trump
Presiden AS Donald Trump. (Foto: ist)

Terkini.id, Jakarta — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini ikut menjadi pasien covid19 dan diberi perawatan oksigen serta obat yang biasa diberikan pada pasien Covid-19 kritis.

Hal ini disampaikan salah satu tim dokter Presiden, dr. Sean Conley dalam konferensi pers di halaman rumah sakit militer Walter Reed National Military Medical Center, Minggu 4 Oktober 2020 dikutip dari CNNIndonesia.

Obat yang dimaksud adalah dexamethasone atau steroid. Obat ini biasa diberikan pada pasien dengan gejala Covid-19 yang parah atau kritis. Obat ini berguna untuk membantu fungsi kerja paru-paru mereka.

Obat ini berguna untuk mengurangi peradangan dengan meniru hormon anti-inflamasi yang diproduksi oleh tubuh. Obat ini dianggap sebagai terobosan besar dalam mengobati Covid-19.

Obat ini hanya cocok untuk pasien yang sudah dirawat di rumah sakit dan menerima bantuan oksigen atau ventilator.

Menarik untuk Anda:

Obat tersebut tidak memberi manfaat pada orang dengan gejala yang lebih ringan, seperti dilansir dari BBC.

Pemberian dexamethasone pertama dilakukan Sabtu 3 Oktober 2020. Conley menyebutkan pemberian dexamethasone dilakukan lantaran Trump mengalami beberapa episode penurunan oksigen sementara.”

Pada Sabtu 3 Oktober kadar oksigen Trump turun menjadi 93 persen dan mengalami kesulitan bernapas. Setelah itu ia dibantu dengan dexamethasone. Saat ini, kondisi kadar oksigen Trump 98 persen dan tak mengalami gejala klinis berarti.

Sebelumnya, Conley menuturkan pada Jumat pagi kadar oksigen Trump turun di bawah 94 persen dan mengalami demam tinggi.

Setelah itu, menurutnya kadar oksigennya sempat membaik meski sempat menurun lagi. Saat Trump bisa bangun dari tempat tidur pada Jumat, tim dokter memutuskan untuk memindahkannya ke Walter Reed.

Dalam konferensi pers sebelumnya, tim dokter optimis Trump bakal segera membaik. Padahal usai konferensi pers dilakukan beredar isu kalau kondisi Trump kritis.

Ketika ditanya mengapa ia tidak mengungkapkan kondisi Trump sebenarnya yang telah menerima oksigen pada konferensi pers sebelumnya, Dr Conley mengelak.

“Saya mencoba untuk mencerminkan sikap optimis tim … Faktanya adalah, dia (Trump) dalam kondisi sangat baik,” tuturnya.

Pada konferensi pers kali ini, Conley kembali berkeyakinan kalau Trump sudah bisa kembali berkantor di Gedung Putih Senin 5 Oktober 2020 sembari meneruskan perawatan.

Dr. Brian Garibaldi, salah satu tim dokter Trump menyebut kalau Presiden AS itu sudah bisa berdiri dan berjalan.

“Rencana kami kali ini adalah memintanya untuk makan dan minum dan bergerak sesering mungkin,” tuturnya, seperti dikutip CNN.

“Jika kondisinya tampak dan terasa sebaik hari ini, kami berharap ia bisa keluar dari rumah sakit besok dan bekerja di Gedung Putih sembari melanjutkan perawatan.”

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Polda Sulsel Soal Isu Kedatangan Habib Rizieq ke Makassar: Kita Tindaki Jika Ada Kerumunan

Edhy Prabowo Ditangkap, Bukti KPK Tetap Bekerja dan Presiden Mendukung Pemberantasan Korupsi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar