Trump Dinyatakan Tidak Bersalah pada Sidang Pemakzulan oleh Dewan Senat

Terkini.id, Internasional – Minggu, 14 Februari 2021, Donald Trump dinyatakan tidak bersalah dan bebaskan Trump dari tuduhan penghasutan dan pemberontakan terkait kerusuhan di Ibu Kota.

Sidang ini berlangsung selama lima hari, dan ditutup dengan keputusan untuk memakzulkan Trump. Hasil diakhiri dengan mayoritas 57 setuju dan 43 tidak setuju sehinga tidak mencukupi mayoritas senator yang memberikan suara untuk menghukum.

Dibutuhkan sebanyak dua per tiga mayoritas di Senat yang beranggotakan 100 orang untuk menghukum Trump atas tuduhan menghasut serangan pada 6 Januari di gedung Capitol AS oleh para pendukungnya. Akan tetapi hanya 57 senator yang memilih dia dinyatakan bersalah.

Baca Juga: Klaim Lebih Pintar dari Donald Trump, dr Louis Owien: Dokter...

Disadur dari ChannelNewsAsia.com, Trump merasa tidak ada presiden yang diperlakukan seperti dirinya.

Setelah sidang tersebut ditutup, Trump keluar dengan wajah bahagia. Ia juga mengatakan kepada media bahwa “Saya berharap dapat melanjutkan perjalanan luar biasa kami bersama untuk mencapai kebesaran Amerika Serikat bagi semua orang,” katanya.

Baca Juga: Usai Dituding Provokator Kerusuhan Capitol AS, Nasib Donald Trump Ditentukan...

“Kami memiliki begitu banyak pekerjaan di depan kami, dan segera kami akan muncul dengan visi untuk masa depan Amerika yang cerah, bersinar, dan tanpa batas,” lanjutnya.

Trump juga berterima kasih atas keputusan sidang pemakzulan tersebut.

Diketahui bahwa pemakzulan (bahasa Inggris: impeachment) merupakan sebuah proses penjatuhan dakwaan oleh sebuah badan legislatif secara resmi terhadap seorang pejabat tinggi negara (terutama kepala negara dan/atau kepala pemerintahan).

Baca Juga: Diblokir Permanen Oleh Twitter, Trump akan Buat Platform Sosial Media...

Tidak hanya Amerika, pemakzulan juga terdapat di berbagai negara dan berlaku di bawah undang-undang konstitusi di banyak negara di dunia, termasuk, Brasil, Rusia, Filipina, dan Republik Irlandia.

Bagikan