Jalani Rapid Test, 7 Tenaga Medis RSUD Barru Reaktif Corona

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barru, dr Amis Rifai menyampaikan update terkini soal Covid-19 di Barru

Terkini.id, Barru – Berdasarkan hasil Pemeriksaan Rapid Test Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barru, terhadap 20 tenaga medis yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Barru yang sempat berintraksi dengan pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Barru, tujuh diantaranya mendapatkan hasil reaktif melalui pemeriksaan Rapid Test.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barru, dr Amis Rifai, mengatakan, sesuai dengan hasil rapid test yabg dilakukan terhadap 20 tenaga medis, tim Gugus menemukan tujuh diantaranya Reaktif atau positif rapid test.

“Ada tujuh yang dinyatakan Reaktif atau positif sesuai Pemeriksaan Rapid Test, sementara 13 lainnya dapatkan hasil Non Reaktif atau Negatif Rapid Test,”katanya.

Meski hasil rapid test belum bisa dijadikan kesimpulan apakah yang reaktif ikut terjangkit corona atau tidak, namun pihaknya sudah melakukan berbagai antisipasi secara dini.

Mulai melakukan karantina tanpa memberikan akses ke keluarga dan kerabat untuk berinteraksi secara langsung.

Menarik untuk Anda:

Menurutnya, khusus yang dinyatakan reaktif di rapid, pihaknya langsung memisahkan tempat atau ruangannya dengan tim medis lainnya yang negatif di rapid.

“Kita sudah memisahkan (tempatnya) antara yang reaktif dan non-reaktif. Selanjutnya akan dilakukan langkah (pemeriksaan) mengambil sample PCR Swab untuk kemudian di bawa ke laboratorium kesehatan di Makassar,” urainya.

Mengenai video perawat yang beredar di sosial media sejak siang hari, pihaknya membenarkan jika perawat tersebut merupakan salah satu dari 20 yang sedang menjalani karantina.

Hanya saja, video itu dibuat atas inisiatif sendiri tanpa melalui koordinasi terlebih dahulu. Meski demikian, tujuannya tak lebih untuk menyemangati tim medis lainnya, dan warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

“Video tersebut benar merupakan salah satu perawat yang menjadi tim medis covid-19 yang selama ini menangani salah satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Perawat ini membuat video atas inisiatif sendiri tanpa melalui kordinasi terlebih dahulu,” katanya.

Diapun mengaku, meskipun ada beberapa tenaga medis tapi Tim Gugus Tugas, akan bekerja maksimal untuk memutus mata rantai penyebaran Virus tersebut, termasuk selam karantina tidak dibenarkan adanya aktivitas orang lain selain petugas Gugus dalam lokasi tersebut.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Demokrat Usung Suardi Saleh-Ogi di Pilkada Barru

Ada Isu Pejabat Barru Reaktif Rapid Test Saat ke Masamba, Ini Klarifikasi Gugus Tugas Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar