Terkini.id, Jakarta – Banjir dan longsor melanda sejumlah titik di Jayapura, Papua.
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengakui telah menerima laporan warga yang tertimbun material.
Satu orang warga dikabarkan tewas akibat peristiwa tersebut hingga tulisan ini ditulis.
“Korban jiwa 1 orang meninggal dunia dan KK/jiwa terdampak masih dalam pendataan,” kata Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat, 7 Januari 2022.
Banjir dan longsor disebabkan intensitas hujan yang tinggi dan berangsur lama. Adapun banjir terjadi di sejumlah titik Jayapura sejak Kamis, 6 Januari 2022 mulai pukul 22.50 WIT kemarin.
- Gempa Tektonik 4,9 Magnitudo Guncang Kota Jayapura
- Keren, Lantamal X dan Polda Papua Gelar Upacara di Bawah Laut Jayapura
- Dukung Pemekaran Papua, Wali Kota Jayapura: Pemberian Dana Kepada Kota Kami Sangat Sedikit!
- Jayapura Tergenang Banjir, Walhi: Ini Banjir Terbesar Delapan Tahun Terakhir
- Wapres Ma'ruf Amin Optimis BLK Komunitas Mampu Tingkatkan Kualitas SDM di Papua
Adapun, sejumlah lokasi yang terdampak banjir yaitu Distrik Jayapura Utara, Distrik Jayapura Selatan, Distrik Abepura, Distrik Heram dan Distrik Muara Tami sebagaimana dilansir terkini.id dari detik dan cnnindonesia.
“Tim BPBD Kota Jayapura saat ini masih berada di Distrik Abepura dan sedang melakukan penanganan serta evakuasi warga terdampak,” ujar Abdul Muhari.
“Tiga perahu karet dan 1 unit truk serbaguna (telah) dikerahkan (oleh) BPBD Kota Jayapura untuk evakuasi warga terdampak,” sambung Muhari.
Di samping itu, Muhari juga membeberkan sarana dan prasarana yang terdampak banjir. Adapun Kantor Gubernur Papua juga terendam banjir.
“Sarpras/kerugian materil: rumah, fasum, fasos terdampak (pendataan). RS Aryoko terendam. Kantor Gubernur terendam. TMA 150-200 cm,” kata Muhari.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
