Terkini.id, Makassar – Menjelang pelaksanaan ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025 di Kota Makassar, 10 – 12 Oktober 2023 mendatang, sejumlah persiapan telah dilakukan oleh Kemensos.
Kekinian, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos, Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor, melakukan penyiapan sarana di lokasi kegiatan.
Gerak cepat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam kesempatan sebelumnya.
Diketahui bahwa salah satu lokasi yang akan dikunjungi para peseta AHLF, yaitu Taman Purbakala Leang-leang Geopark Maros-Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.
“Tim dari STIS sudah mengukur dan memetakan di beberapa titik. Kami akan memasang beberapa sarana pendukung sehingga aksesibel bagi peserta. Dengan sarana yang akan diinstalasi diharapkan memudahkan peserta. Kami juga menyediakan toilet pertable,”urai Kepala STIS M.O Royani dalam keterangan tertulisnya yang dikirim ke redaksi terkini.id, Kamis 28 September 2023.
- Sentra Wirajaya Makassar Sasar Puluhan Penyandang Disabilitas di Toraja Utara
- Wali Kota Makassar Temui Kemensos, Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau
- Buka Akses Pendidikan Anak Keluarga Miskin, Sekolah Rakyat di Makassar Beroperasi 14 Juli
- Kuatkan Soliditas, Cara Satker Kemensos RI Se Sulawesi Selatan Kuatkan Solidaritas Kompetisi Olahraga
- Lengkap! Berikut Tiga Poin Penting Pemenuhan Hak Disabilitas yang Dirumuskan di AHLF 2023
Sebelum ke lokasi Taman Purbakala Leang-leang Geopark, Kepala STIS dan tim melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, Kepala Dinas Pariwisata, Camat, serta Kepala Desa setempat.
“Ini hajatan besar tidak hanya Kemensos, tapi membawa nama Indonesia di kancah dunia yang pelaksanaannya melibatkan banyak pihak terkait agar acara bisa berjalan dengan sukses serta lancar,” kata Oni.
Sebelumnya, Mensos menyatakan bahwa perhelatan AHLF menjunjung semangat keberpihakan negara-negara ASEAN terhadap para penyandang disabilitas.
“No one left behind, jadi tidak ada seorang pun yang tertinggal termasuk disabilitas,”jelas Mensos.
Sebagaimana diketahui bahwa forum tingkat tinggi tentang penyandang disabilitas ini akan dihadiri 200 peserta dari perwakilan Badan Sektor ASEAN, organisasi terafiliasi ASEAN, organsiasi penyandang disabilitas, mitra wicara ASEAN, dan akademisi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
