Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memohon maaf lantaran kerja-kerja pemerintah kota belum maksimal dalam menekan angka penularan kasus Covid-19.
Hal itu berimbas pada status Kota Makassar yang saat ini berada di zona merah. Kendati keterisian rumah sakit masih dalam status oranye.
“Status pelayanan (BOR) masih oranye dari lima kategori 1 yang merah,” kata Danny Pomanto, Minggu, 25 Juli 2021.
Berdasarkan temuan tracing, angka kasus Covid-19 harian menyentuh angka 700. Sebab itu, ia menilai kerja-kerja tim lapangan menunjukkan hasil yang baik.
“Tetapi risikonya kita banyak menemukan terkonfirmasi klaster rumah tangga,” kata Danny.
- Wali Kota Munafri Hadiri Pembukaan Rakornas APINDO ke-35, Tiga Menteri Jadi Pembicara Utama
- 10 Ribu Muslimah Ramaikan Salam Indonesia di Makassar, Wali Kota Soroti Pentingnya Ketahanan Keluarga dan Ekonomi
- Di Forum APINDO 2026, Wali Kota Munafri Tawarkan Potensi Besar Investasi Kota Makassar
- Wali Kota Makassar Lepas Peserta dan Ramaikan Kategori 10K Makassar SMAnSA Run 2026
- Wali Kota Makassar Minta ASN Aktif Pantau Persoalan Sosial dan Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau
Sebab itu, Danny percaya dengan disiplin protokol kesehatan dari masyarakat dan taat pada sistem yang telah dibuat pemerintah kota, seperti isolasi mandiri di Kapal Umsini, dapat menekan kasus Covid-19 harian.
Di sisi lain, Danny mengaku khawatir isolasi di Kapal Umsini bakal membludak. Lantaran sudah banyak sekali permintaan dari masyarakat untuk melakukan isolasi di kapal tersebut.
Sebab itu, ia akan menyusun protokol tetap untuk mengetatkan masyarakat yang akan melakukan isolasi mandiri.
“Misalnya soal umur, juga ada yang mengaku terkonfirmasi dan punya dua anak yang tidak positif, ini sementara kita susun protapnya,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
