Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memohon maaf lantaran kerja-kerja pemerintah kota belum maksimal dalam menekan angka penularan kasus Covid-19.
Hal itu berimbas pada status Kota Makassar yang saat ini berada di zona merah. Kendati keterisian rumah sakit masih dalam status oranye.
“Status pelayanan (BOR) masih oranye dari lima kategori 1 yang merah,” kata Danny Pomanto, Minggu, 25 Juli 2021.
Berdasarkan temuan tracing, angka kasus Covid-19 harian menyentuh angka 700. Sebab itu, ia menilai kerja-kerja tim lapangan menunjukkan hasil yang baik.
“Tetapi risikonya kita banyak menemukan terkonfirmasi klaster rumah tangga,” kata Danny.
- Hemat Anggaran, Munafri Arifuddin Andalkan Mobil Listrik Warisan Pemerintahan Lama
- Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
- Wali Kota Makassar Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran
- Hadir di Macawa Fest, Walikota Makassar Apresiasi Ruang Ekspresi Kreatif Anak Muda
- Munafri Arifuddin Resmikan SIT Raffasya, Tekankan Pentingnya Pendidikan Terpadu
Sebab itu, Danny percaya dengan disiplin protokol kesehatan dari masyarakat dan taat pada sistem yang telah dibuat pemerintah kota, seperti isolasi mandiri di Kapal Umsini, dapat menekan kasus Covid-19 harian.
Di sisi lain, Danny mengaku khawatir isolasi di Kapal Umsini bakal membludak. Lantaran sudah banyak sekali permintaan dari masyarakat untuk melakukan isolasi di kapal tersebut.
Sebab itu, ia akan menyusun protokol tetap untuk mengetatkan masyarakat yang akan melakukan isolasi mandiri.
“Misalnya soal umur, juga ada yang mengaku terkonfirmasi dan punya dua anak yang tidak positif, ini sementara kita susun protapnya,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
