Terkini.id, Maros – Momentum pesta demokrasi atau Pilkada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sebentar lagi akan digelar.
Terkait hal itu, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Maros, Mannan Hasan, mengajak seluruh lapisan masyarakat agar sama-sama menjaga iklim demokrasi yang berlangsung ini agar tetap sejuk, aman, damai dan kondusif.
“Hal tersebut bisa terwujud atas peran seluruh komponen masyarakat Maros termasuk Tokoh Agama,” ujar Mannan, Jumat, 28 Agustus 2020.
“Setiap orang atau individu harus menghormati perbedaan yang ada, bahwa perbedaan merupakan sunnatullah atau ketentuan dari Allah SWT yang tidak dapat diintervensi oleh kita manusia,” tambahnya.
Lanjut Mannan, perbedaan suku, agama, ras, dan segalanya terjadi, merupakan kehendak Tuhan. Bukan kehendak manusia.
- Transformasi Digital Pendidikan, SPMB Makassar Kini Terintegrasi LONTARA+
- Momentum Hardiknas, Universitas Hasanuddin Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi
- Hardiknas 2026, Munafri Dorong Pemerataan Pendidikan Berkualitas di Makassar
- Hardiknas 2026, Pemkot Perkuat Komitmen Pendidikan dan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah di Makassar
- TMMD ke-128, RTLH di Arungkeke Capai 55 Persen, Rumah Tak Layak Berubah Jadi Hunian Layak
“Karena itu sebagai seorang yang beragama harus menghormati perbedaan itu,” tandas Mantan Ketua PCNU Maros ini.
“Mari kita menjaga kerukunan dan keutuhan antar ummat beragama dalam momentum Pilkada maros ini,” sambungnya.
Ia pun berpesan kepada masyarakat agar tak menjadikan tempat ibadah sebagai tempat sosialisasi dan berkampanye dalam Pilkada Maros.
“Jangan mengunakan isu SARA dalam Pilkada Maros,” tegasnya.
Selain itu, Mannan juga mengajak semua komponen masyarakat Maros agar sama-sama mengawal Pilkada Maros tahun 2020 ini.
“Agar tetap berlangsung aman, damai dan kondusif,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
