Jelang Ramadan, Fakultas Dakwah UIN Alauddin Latih Mahasiswa Jadi Da’i

Terkini.id, Gowa – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali gelar Da’i Profesional Training angkatan ke IV di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Gowa, Jumat  19 April 2018.

Dalam laporannya Ketua Panitia Pelaksana Syamsidar, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut diikuti 30 mahsiswa FDK semester 4 dan 6 dari setiap jurusan.

Syamsidar juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk melahirkan dai daiyah profesional.

“Tujuan dari kegaitan ini tentu Fakultas Dakwah dan Komunikasi untuk mencetak dai daiyah yang perofesiaonal. Menjadi seorang Dai bukan hal yang gampang tetapi membutuhkan bakat dan minat,” ujarnya.

Syamsidar juga menjelaskan bahwa dari 30 peserta dari berbagai jurusan di FDK UIN Alauddin Makassar merupakan hasil seleksi dan merupakan mahasisiwa pilihan jurusan.

Olehnya itu, dia berharap para peserta untuk memanfaatkan pelatihan tersebut dengan baik.

“Berbahagialah adik-adik yang menjadi peserta dalam kegiatan ini karena menjadi duta duta mewakili jurusan masing-masing,” ungkap dia yang juga merupakan sekretaris Jurusan Jurnalistik.

Sementara itu, Dekan FDK UIN Alauddin Makassar, H Abd Rasyid Masri dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan hal yang sama.

Menurut dia, kehadiran program Dai Profesional Training merupakan langkah fakultas untuk melahirkan Dai dan Daiyah yang andal.

“Dai Profesional Training ini merupakan salah satu program kebanggaan kita di Fakultas Dakwah dan Komunikasi dan menjadi program setiap tahun. Kita ingin menjadikan dai yang handal dan profesional. Harus ada niali tambah dari dai-dai yang belajar otodidak lainnya,” ujar dia.

Lanjutnya, saat ini banyak banyak dai-dai hebat padahal bukan dari alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

“Kenapa kita lakukan ini? Karena fenomena para dai sekarang kita lihat dari fakultas lain selain fakultas dakwah jago ceramah dan mereka hebat-hebat,” lanjut dia lagi.

Olehnya itu, Abd Rasyid Masri berharap dengan adanya pelatihan dai tersebut, para alumni Dai Profesional Training memiliki nilai tambah dan keunggulan tersendiri dari dai-dai yang ada di luar sana yang belajar secara otodidak.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa menjadi seorang dai profesional dan handal butuh retorika yang baik dan penguasaan ilmu agama yang baik.

Namun di luar dari pada itu, ia juga menjelaskan bahwa ada beberapa yang perlu diperhatikan ketika menjadi seorang dai.

Olehnya itu, ia juga berharap sesuai dengan tagline FDK sebagai Fakultas bermartabat, ia menginginkan bahwa alumni Dai Profesional Training menjadi dai-dai yang bermartabat.

“Dai profesional bermartabat adalah dai itu bersih, harus da pembeda antara jamaah dan khatib. Dia maju dari segi ilmu pengetahuan, jangan itu-itu terus materinya. Selanjutanya taat aturan, amanah, dan teladan jangan mengecewakan orang kalau sudah terlanjur janji,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

252 CPNS UIN Alauddin Resmi Terima SK

Terkini.id, Makassar - Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Musafir Pababbari serahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada 252 dosen  yang  lolos
Kampus

Mahasiswa Unhas Peduli Budaya dengan Cara Ini

Terkini.id,Makassar - Indonesia merupakan negara yang kaya akan tradisi, budaya dan adat istiadat. Keberagaman tersebut merupakan aset yang dimiliki sebagai warisan budaya dan tidak