Jeneponto Akan Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka di 3 Kecamatan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Nur Alam Basyir. /Syarief

Terkini.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto akan kembali memberlakukan proses pembelajaran tatap muka di sekolah.

Namun hanya tiga kecamatan yang bisa diberlakukan proses pembelajaran tatap muka. Yaitu Kecamatan Kelara, Batang dan Arungkeke, yang akan dimulai pada hari Senin 14 September 2020.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Nur Alam Basyir mengatakan, kebijakan itu sesuai dengan petunjuk dari pemerintah pusat, yang memperbolehkan proses pembelajaran tatap muka di sekolah di wilayah zona kuning Covid-19.

“Dari petunjuk tersebut kami merencanakan untuk memberlakukan pembelajaran tatap muka di Kecamatan yang masuk zona kuning,” kata Nur Alam Basyir di ruang kerjanya, Senin 7 September 2020.

Pemberlakukan kebijakan tersebut juga berdasarkan hasil koordinasi dengan dinas kesehatan dan bupati, yang telah memberikan izin.

Menarik untuk Anda:

“Kita akan awali uji coba selama 1 hingga 2 pekan untuk tingkat SMP, jadi proses pembelajaran tatap muka di tiga Kecamatan itu khusus untuk untuk tingkat SMP dulu, kalau tidak ada kendala maka kita akan buka juga SD,” ungkapnya.

Sementara untuk di 6 Kecamatan yang lain, proses pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan karena masih berada di zona merah.

“Di Kecamatan Bangkala Barat, Bangkala, Tamalatea, Bontoramba, Binamu dan Turatea kita belum dapat respon dari Dinas Kesehatan karena masih zona merah,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Musda Dekopinda, 2 Anggota DPRD Jeneponto Terpilih Jadi Ketua

Kades Tanjonga Siap Bertarung di Muscab Apdesi Jeneponto

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar