Terkini.id, Bali – Pengacara kondang Hotman Paris serukan deportasi bule tak pakai masker di Bali. Sebab banyak wisatawan yang pakai masker saat Hotman berlibur di Bali.
Hotman Paris pun kesal. Hal itu diposting dalam Instagram Hotman Paris, Jumat 25 Desember 2020.
Cerita itu dimulai saat Hotman Paris didatangi tentara, polisi dan satpol PP di Bali.
Saat itu Hotman Paris lagi asik berlibur di pantai. Hotman Paris cerita kejadian itu di Pantai Petitenget, pengacara ini hendak dirazia petugas keamanan masker.
Mengutip suaracom, jaringan terkini.id Hotman Paris mengatakan razia masker ini terjadi jelang perayaan Natal, 24 Desember 2020. Untungnya saat petugas melakukan razia, Hotman Paris mengenakan masker.
- Jalan Peningkatan Senilai 11,4 Miliar di Jeneponto Rusak Parah, Integritas APH di Uji
- Browcyl Resmikan Outlet ke-23 di Pallangga, Tebar 1.400 Voucher Berhadiah Emas
- Rayakan HUT Ke-14, Browcyl Tebar Promo Diskon 10 Persen dan 1.400 Hadiah, Ada Grand Prize Emas
- Lontara+ Jadi Andalan Pemkot Makassar, Muhammad Roem Paparkan Strategi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
- LONTARA+ Makassar Tuai Apresiasi di Forum Komdigi APEKSI 2026, Daerah Siap Belajar Transformasi Digital
“Petugas gabungan turun ke pantai mau razia masker. Eh yang mau diperiksa ada satu orang Batak,” kata Hotman Paris.
Hotman Paris yang mengenakan masker putih sore kemarin itu pun tak jadi diamankan petugas.
“Hotman mau ditangkap kena razia? Eh bukan kok,” jelasnya.
Alih-alih ditangkap, razia yang dilakukan petugas itu malah jadi foto bersama dengan Hotman Paris Hutapea.
“Razia masker berubah jadi ajang berfoto ria. Ngefans katanya sama Gus Hotman,” ujar pengacara ini dengan bangga.
Melalui postingan itu pula Hotman Paris memberikan semangat kepada petugas yang masih bekerja mengamankan Bali.
Ia juga tak ragu menyarankan mereka agar menertibkan para bule yang tak patuh peraturan.
“Banyak bule bandel di Bali nggak mau pakai masker. Kesal lihatnya,” kata pengacara 61 tahun itu.
Hotman Paris mengajak agar mengembalikan bule itu ke negara mereka jika melanggar prokes.
“Ayok deportasi bulenya kalau tidak patuh pada kesehatan,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
