Masuk

Jokowi Minta Para Menteri Fokus Kerja: Harus Konsentrasi, Jangan Terpeleset!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini Presiden Jokowi kembali mengingatkan Menteri agar fokus kerja. Terutama pada Menteri yang mengurus energi dan pangan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi pasca menyerahkan bantuan sosial di Pasar Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

“Ini saya urus terus urusan yang berkaitan dengan BBM. Urusan yang berkaitan dengan energi, misalnya batu bara dan semuanya. Saat ini, dunia terdisrupsi di bidang energi dan pangan. Kita harus konsentrasi. Jangan sampai terpeleset,” imbuhnya.

Baca Juga: Jokowi Tak Ingin Kasus Gautam Adani Terjadi di Indonesia

Secara khusus, imbauan ini juga dialamatkan kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) yang baru saja terpilih dalam pengumuman reshuffle pada 15 Juni lalu. Zulhas menggantikan Muhammad Luthfi.

“Saya minta semua menteri fokus bekerja. Kalau Menteri Perdagangan, ya urus yang paling penting seperti yang saya tugaskan kemarin. Bagaimana menurunkan harga minyak goreng?” ucap Presiden.

Jokowi berharap, harga minyak goreng curah maksimal hanya Rp14 ribu.

Baca Juga: Ridho Rahmadi: Dua Periode Pemerintahan Jokowi Tidak Menunjukkan Perbaikkan Pemberantasan Korupsi

“Tugas dari saya itu. Turun ke pasar-pasar, mengecek. Karena saya juga sama, mengecek minyak goreng. Utamanya yang kita cek itu minyak curah. Jangan sekali-kali, lari ke minyak kemasan yang premium,” jelas Presiden.

Presiden menjelaskan, dari sejumlah pasar yang ia kunjungi, harganya memang sudah berada di kisaran harga tersebut.

“Kalau di luar Jawa, masih ada yang di atas Rp14 ribu. Satu per satu akan kita selesaikan,” ungkap Presiden. Dikutip dari Wartaekonomi. Rabu, 13 Juli 2022.

Sebelumnya, beredar video Zulhas yang juga Ketua Umum PAN mengampanyekan anaknya, Futri, di tengah acara pendistribusian Minyakita (minyak murah yang diluncurkan Kementerian Perdagangan) di Bandarlampung.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Pasar Seni Sukawati di Kabupaten Gianyar

Minyak goreng itu sebetulnya dijual dengan harga Rp10 ribu per 2 liter. Namun, Zulhas meminta ibu-ibu agar tidak membayar dan menyimpan saja uangnya karena semua pembelian di lokasi itu akan dibayari langsung oleh Futri.

“10 ribu dapetnya 2 liter. Uangnya dikantongi aja, dikantongi, 10 ribu tuh yang nanggung Futri tuh. Futri,” ujar Zulhas.

Dia lantas mempersilakan anaknya untuk menunjukkan diri di hadapan ibu-ibu yang hadir.

“Kasih uangnya. Kasih Fut sama tuan rumah. Hadirin. Diterima dari Mbak Futri. Tepuk tangan dulu ibu-ibu, gratis!” sambung Zulhas yang lagi-lagi disambut meriah oleh para hadirin.

“Tapi nanti milih Futri ya? Oke?” imbau Mendag.

Soal ini, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menjelaskan, kegiatan tersebut tidak ada hubungannya dengan Zulhas sebagai Menteri Perdagangan.

“Itu kan hari Sabtu. ASN libur. Bang Zulhas hadir sebagai Ketua Umum PAN. Sementara anaknya, Futri adalah pengurus DPP PAN dan Caleg PAN dari Dapil Lampung I,” jelas Viva.

“Minyak curah kemasan itu dibeli, tidak gratis, dan dibagikan oleh Futri di daerah pemilihannya. Hal ini tentu sikap yang baik karena dapat memberi manfaat bagi ibu-ibu di dapilnya,” imbuhnya.