Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Yan Harahap mengungkit soal Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang dulu pernah menyebut Bantuan Langsung Tunai (BLT) kurang mendidik masyarakat.
Yan Harahap menyindir bahwa Presiden Jokowi kini ibarat menjilat ludahnya sendiri terkait BLT ini.
Pasalnya, baru-baru ini, Presiden Jokowi menyebut akan memberikan BLT minyak goreng sebesar Rp100.000 selama tiga bulan dengan total Rp300.000.
“Kalimat yang sempat terucap. Kini… ibarat, ‘menjilat ludah sendiri’,” kata Yan Harahap melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, 3 April 2022.
Dalam cuitannya, Yan Harahap membagikan berita berjudul “Jokowi Nilai Program BLT tak Mendidik Masyarakat”.
- Politisi Demokrat Pilih Dukung Husniah - Darmawangsyah, Percaya Bisa Dukung Pemberdayaan Perempuan
- Politisi Demokrat: Era SBY BBM Naik 2 Kali dan Jokowi 7 Kali
- Politisi Demokrat Kaitkan Subsidi BBM Dengan IKN, Sebut Proyek Buat Sombong: Nggak Penting
- Politisi Demokrat: Kasus FS Agar Dijadikan Momentum Polri untuk Membersihkan Kejahatan Terorganisir
- Politisi Demokrat Pertanyakan Soal Kasus Brigadir J: Apakah Kapolri Telah Membuka Kasus ini Seterang-terangnya?
Dilansir dari berita Republika tersebut, Jokowi yang saat itu masih menjabat sebagai Wali Kota Solo menyebut BLT kurang mendidik masyarakat.
Sebagai informasi, BLT saat itu merupakan kompensasi untuk masyarakat miskin atas kebijakan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak.
“Pemberian bantuan langsung sebenarnya sudah tepat, tetapi tunainya ini yang kurang pas, karena kurang mendidik masyarakat,” kata Jokowi pada Rrabu, 14 Maret 2012.
“Semestinya bantuan itu tidak begitu saja diberikan berupa uang tunai, tetapi akan lebih baik diberikan yang sifatnya produktif, sehingga bisa menggerakkan perekonomian di daerah,” sambungnya.
Jokowi mengatakan bahwa ada cara-cara lain dalam memberikan bantuan itu, seperti pemberian modal usaha kepada kelompok-kelompok usaha kecil.
Jokowi menyebut, banyak usaha kecil di perkotaan dan perdesaan yang masih memerlukan bantuan permodalan.
“Ya BLT itu kalau diberikan uang sebentar saja habis dan tidak ada bekasnya. Hal ini menurut pendapat saya dalam pemberian bantuan tersebut. Ya kalau pemerintah pusat akan tetap memberikan bantuan secara langsung silakan,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
