Makassar Terkini
Masuk

Politisi Demokrat: Kasus FS Agar Dijadikan Momentum Polri untuk Membersihkan Kejahatan Terorganisir

Terkini.id, Jakarta – Politisi Demokrat, Santoso, menyampaikan agar kasus Ferdy Sambo dijadikan momentum oleh Polri untuk berbenah dari segala bentuk praktek kejahatan terorganisir yang selama ini ada di tubuh Polri.

Santoso mengatakan jika sudah saatnya Polri bersih-bersih dan meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membersihkan oknum polisi yang terlibat dalam jaringan bisnis gelap.

Jaringan bisnis gelap yang dimaksud oleh Santoso yakni bisnis narkoba, perjudian, hingga bisnis pertambangan ilegal.

“Peristiwa Ferdy Sambo agar dijadikan momentum oleh Kapolri untuk membersihkan oknum Polri yang membeking bandar judi, bandar narkoba, kegiatan ilegal mining, kejahatan yang terorganisir,” kata Santoso, dikutip dari laman CNN Indonesia, Sabtu 20 Agustus 2022.

Anggota DPR RI Komisi III ini berpendapat jika kasus Ferdy Sambo adalah momentum yang tepat untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Polri yang sempat tercoreng.

Olehnya itu, Santoso meminta Kapolri untuk tidak segan menindak setiap oknum yang terlibat atau berupaya melindungi jaringan bisnis gelap. Dia meminta jangan segan memecat jika menemukan oknum yang melanggar.

“Bahkan jika perlu diberhentikan sebagai anggota Polri karena telah melanggar sumpah dan tugasnya dalam memberantas tindak pidana,” kata dia.

Sebelumnya, seiring makin terkuaknya kasus pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Irjen Ferdy Sambo, sebuah dokumen yang memperlihatkan jaringan bisnis gelap polisi beredar. Jaringan dengan nama Konsorsium 303 itu menyeret nama sejumlah jenderal polisi, termasuk Sambo.

Konsorsium 303 tiga itu disebutkan banyak bergerak di bisnis judi. Mereka disebut melindungi bisnis tersebut dengan keuntungan lebih dari Rp1 triliun dalam setahun.

Kapolri Jenderal Listyo mengatakan pihaknya tak segan untuk memecat anggota yang terlibat bisnis judi. Ia mengaku telah lama mengeluarkan perintah dalam pemberantasan tindak pidana perjudian.

“Saya ulangi, yang namanya perjudian apakah itu judi darat, judi online, dan berbagai macam bentuk pelanggaran tindak pidana lainnya harus di tindak,” terang Kapolri.