Jokowi Sebut ‘Provinsi Padang’, Iwan Sumule: Mungkin Perlu Tes Wawasan Indonesia

Jokowi Sebut ‘Provinsi Padang’, Iwan Sumule: Mungkin Perlu Tes Wawasan Indonesia

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Pro Demokrasi, Iwan Sumule mengomentari soal Presiden Jokowi yang salah menyebut Padang sebagai provinsi.

Iwan Sumule menyinggung bahwa mungkin perlu ada Tes Wawasan Indonesia sebagaimana halnya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti diketahui, 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK berakhir dinonaktifkan oleh pimpinan.

“Provinsi Padang? Mungkin perlu ada Tes Wawasan Indonesia juga,” kata Iwan melalui akun Twitter @KetumProDEMNew pada Rabu, 19 Mei 2021.

“75 pegawai KPK dinonaktifkan, karena dianggap tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Kalau presiden yang tak lulus, bagusnya diapakan?” tambahnya.

Baca Juga

Adapun Presiden Jokowi keliru menyebut Kota Padang sebagai provinsi saat memberi pernyataan di sela-sela kunjungannya ke lokasi pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Padang pada Rabu, 19 Mei 2021.

Pernyataannya itu dapat dilihat dalam video berjudul ‘Peninjauan Jalan Tol Trans Sumatera, Ruas Pekanbaru -Padang, Kota Pekanbaru’ yang tayang di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Awalnya, Jokowi membahas sedikit soal jalan tol yang katanya telah dibangun sekitar 40 KM itu.

Jokowi berharap bahwa terbukanya banyak ruas-ruas jalan tol dapat mempercepat mobilitas barang maupun orang.

Dengan demikian pula, diharapkan Indonesia akan memiliki daya saing yang lebih tinggi terhadap negara-negara lain.

“Dan produk-produk yang ada, baik di Provinsi Riau dan di Provinsi Padang nantinya akan memiliki daya saing yang baik. Terutama, dalam rangka bersaing dengan produk-produk dari negara-negara lain,” Jokowi.

Dalam rilis Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, pernyataan tersebut kemudian direvisi.

“Produk-produk yang ada baik di Provinsi Riau dan di Kota Padang nantinya akan memiliki daya saing yang baik, terutama dalam rangka bersaing dengan produk-produk dari negara lain,” demikian tertulis di laman resmi Presiden RI.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.